IBU-MBC dalam Peta Kompetensi Wirausaha Kepanduan – Bagian 2

Data menunjukkan bahwa dari 1.283 Desa yang ada di Banten sampai saat ini sudah terbentuk sebanyak 300 ranting yang tersebar di 8 Kabupaten Kota, 155 kecamatan dan 313 kelurahan. Untuk terwujudnya program satu desa satu wirasausaha pandu atau One Village One Scoutpreneur, Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan siap sukseskan visi Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif Universitas Muhammadiyah Tangerang sebagai lembaga pencetak wirausaha kreatif serta lembaga Inkubator Bisnis dan Usaha (IBU) Muhammadiyah Business Centre (MBC) Ranting Pondok Rejeki menjadi model: IBU-MBC Hidupkan Ranting Majukan Persyarikatan Untuk Indonesia Hebat
Lebih lanjut, penulis selaku Dekan Parinkraf-UMT menjelaskan bahwa pembentukan IBU-MBC adalah salah satu upaya kongkrit UMT dalam menginisiasi adanya laboratorium wirausaha sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pemuda Penggerak Desa Wisata melalui tawaran kepada seluruh pemuda yang berminat kuliah sambal berwirausaha dengan menjadi inisiator pembentukan IBU-MBC di wilayah tempat tinggal masing-masing. Kita ingin mencetak para pelaku wirausaha kreatif dalam bingkai skema kompetensi wirausaha pandu sebagaimana tampak pada gambaran capaian akademis dalam peta karir wirausaha pandu atau Scout Enterprsneurship Career Map berikut.

Mencermati konsep Robert Kiyosaki apabila dibaca dalam skema pembinaan kader kepanduan diatas dengan kalkulasi rentang usia dan jika dikonversikan kedalam skema kompetensi yang dikembangkan kementrian terkait, setidaknya seorang yang bermental pandu mestinya ada pada sembila area kompetensi wirausaha mulai dari tingkatan terendah follower sampai tingkatan tertinggi achiever.
Untuk itu pengisian google form diperlukan dengan tujuan agar memperoleh berbagai informasi dan peluang usaha serta beasiswa kuliah. Beasiswa dalam bentuk Gratis uang daftar dan 50% DSP diberikan dalam rangka Gerakan Nasional Pemuda Penggerak Desa Wisata yang akan digulirkan bersama Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pemberayaan Masyarakat, Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Dinas Pendidikan.
Adapun program studi yang dapat dipilih mencakup (1) Prodi Pariwisata, (2) Prodi Periklanan, (3) Prodi Transportasi, (4) Prodi Desain Komunikasi Visual. Detail informasi silahkan klik www.parinkrafumt.ac.id.
Salah satu alasan penting pembentukan IBU-MBC adalah adanya fakta sekitar 1.300 pelaku UMKM Pengrajin Kulit (Sepatu, Sendal, Tas) yang perlu sentuhan akademis berupa kajian branding dan jejaring usaha sejenis dengan merek dagang PAKEMS (Akronim dari kata Pasar Kemis). Untuk itu, Temu Online Ranting Pondok Rejeki Vs Ranting Australia telah menginpirasi mahasiswa pengelola podcast kreatif (Reza, Dimas, Laras, Rajes, Fajar, Triyan, Maya) agar menjadikan Hasil Temu Online tersebut sebagai Sebuah Tawaran Transformasi Pendidikan Untuk SDM Unggul Indonesia Maju Pola Kepanduan di Hari Pendidikan Nasional 2021. Ilustrasi berikut menggambarkan peran lembaga inkubasi yang dapat dilaksanakan sebagai bentuk kerjasama dosen dan mahasiswa dalam skema kebijakan merdeka belajar kampus merdeka melalui lima program aksi, yaitu: Penguatan Pelaku UMKM, Penguatan Produk dan Jasa, Penguatan Tatakelola, Digitalisasi, dan Pemasaran.

Yuk dukung Program MBKM dengan ikut berkegiatan di IBU – MBC
Dr. Zalzulifa, M.Pd