Rektor UMT Hadiri Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah 2025: Perkuat Sinergi PTMA dan Dorong Pembentukan Fakultas Kedokteran
BANDUNG – Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Dr. Desri Arwen, turut menghadiri rangkaian kegiatan Konsolidasi Nasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung). Kegiatan tersebut diawali dengan agenda penting berupa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB)—menandai babak baru kolaborasi strategis dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Dalam forum tersebut, Dr. Desri Arwen melaksanakan diskusi intensif dengan Prof. Bambang Setiaji, Ketua Majelis Diktilititbang PP Muhammadiyah, serta Prof. Ahmad Muttaqin, Sekretaris Majelis, terkait perkembangan terbaru UMT pasca berbagai capaian prestisius yang diraih dalam beberapa tahun terakhir.
Rektor UMT melaporkan secara langsung pencapaian Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT, yang menjadi bukti kuat komitmen UMT dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Prestasi institusional tersebut turut diperkuat dengan keberhasilan Program Studi S1 Akuntansi meraih Akreditasi Unggul, menambah deretan program studi berkinerja terbaik di lingkungan UMT.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh civitas akademika UMT. Kami menyampaikan perkembangan ini kepada Pimpinan Pusat dan Majelis Diktilitbang sebagai bentuk laporan sekaligus motivasi untuk terus berbenah,” ujar Dr. Desri.
Salah satu isu strategis yang mengemuka dalam diskusi adalah peluang pendirian Fakultas Kedokteran UMT. Inisiatif ini menarik perhatian serius Majelis Diktilititbang sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Banten dan wilayah sekitarnya, sekaligus memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan nasional di bidang kesehatan.
MoU PTMA–ITB dan Konsolidasi Nasional 2025: Memperkuat Sinergi di Era Persaingan Global
Kegiatan Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah 2025 diselenggarakan sebagai wadah penyelarasan visi, penguatan jejaring, serta perumusan langkah-langkah inovatif seluruh PTMA dalam menghadapi tantangan global. Penandatanganan MoU dengan ITB menjadi simbol penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas riset, inovasi, dan pengembangan akademik berbasis kemitraan.
Menanggapi dinamika forum tersebut, Dr. Desri menegaskan pentingnya sinergi seluruh PTMA dalam memperkuat daya saing.
“Di tengah persaingan global yang ketat, sinergi dan kolaborasi adalah kunci. MoU ini membuka peluang besar untuk berbagi sumber daya, memperkuat riset, serta mendorong PTMA menjadi pusat unggulan ilmu pengetahuan dan peradaban,” ungkapnya.
Partisipasi UMT dalam forum nasional ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu universitas Muhammadiyah yang progresif, adaptif, dan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
