Rektor UM Tangerang Hadiri Raker Nasional Forum Rektor PTMA, Tekankan Pentingnya Standar yang Selaras dengan Tantangan Lokal

MALANG – Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UM Tangerang), Dr. Desri Arwen, menghadiri Rapat Kerja Nasional Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang digelar di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kegiatan ini mengusung tema strategis tentang penyeragaman standarisasi tata kelola dan mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah.

Dalam forum yang dihadiri oleh puluhan rektor dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia ini, Dr. Desri Arwen aktif menyuarakan pentingnya membangun standar mutu yang adaptif terhadap tantangan lokal. Menurutnya, upaya standardisasi tidak boleh mengabaikan keunikan dan potensi masing-masing wilayah.

“Kita tidak bisa menerapkan standar yang kaku dan seragam untuk semua PTMA. Keunggulan PTMA justru terletak pada kemampuannya menjadi solusi bagi persoalan dan penggerak pembangunan di daerahnya masing-masing,” ujar Dr. Desri Arwen.

“Oleh karena itu, standar tata kelola dan mutu yang kita bangun haruslah sebuah kerangka yang luwes, yang mendorong setiap PTMA untuk menjadi unggul dan berkarakter sesuai konteks kedaerahan,” tambahnya.

Raker Nasional Forum Rektor PTMA turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Dalam arahannya, Prof. Haedar menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah harus diiringi dengan penguatan nilai iman, ilmu, dan amal.

“Perguruan Tinggi Muhammadiyah harus menjadi role model dalam tata kelola yang baik dan mutu yang unggul. Standarisasi adalah keharusan, namun semangat berkhidmat kepada masyarakat dan bangsa tidak boleh pudar,” tutur Prof. Haedar.

Melalui kegiatan ini, Forum Rektor PTMA diharapkan dapat menghasilkan rumusan kebijakan dan model tata kelola yang adaptif dan kontekstual, sehingga PTMA di seluruh Indonesia dapat semakin berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjawab tantangan global dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Muhammadiyah.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*