Ketua Komisi Yudisial RI Jadi Dosen Tamu di Magister Hukum

PPs UMT – Program studi Magister Hukum Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Tangerang kedatangan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia yaitu Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata, S.H., MH pada hari sabtu (21/01).

Kedatangan ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia tersebut untuk mengisi mata kuliah Filsafat Hukum pada program studi Magister Hukum di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Ketua KY atau juga RI 11 datang secara langsung dari Surabaya ditengah kesibukannya sebagai pejabat negara. Kedatangan beliau juga disambut secara hangat oleh rektor UMT Dr. H. Ahmad Amarullah, M.Pd didampingi Direktur Program Pascasarjana UMT Dr. Ismail Marzuki, M.Pd, Asisten Direktur II Dr. Upik Mutiara, SH., MH dan ketua program studi Magister Hukum Dr. Ahmad, SH., MH.

“Saya tadi landing dari Surabaya, langsung datang kesini. Sudah dua minggu belum pulang ke rumah karena tugas keliling Indonesia”. Ucap ketua KY saat pembukaan kelas.

Selama perkuliahan, Prof Mukti menjabarkan tentang Filsafat Hukum. Beliau menjelaskan bahwa filsafat dari awal berbicara tentang rasional.

“Kalau tidak pusing, berarti gagal belajar filsafat. Karena belajar filsafat memang harus pusing”. Ujarnya dengan nada bercanda didepan mahasiswa.

Prof Mukti juga berpesan kepada mahasiswa Magister Hukum PPs UMT bahwa saat nanti menyusun tugas akhir berupa tesis harus berbicara lebih kepada konseptual, bukan membahas teknis seperti skripsi pada S1.

Mahasiswa foto bersama ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia usai perkuliahan.

Meski berlangsung selama lebih dari dua jam, namun mahasiswa tidak merasa jenuh atau bosan selama proses perkuliahan bersama Ketua KY tersebut.

Menurut Ezza, salah satu mahasiswa Magister Hukum semester satu mengatakan selama proses perkuliahan bersama Prof Mukti sangat seru. Apalagi ini merupakan perkuliahan tatap muka pertama setelah sebelumnya selalu dilaksanakan online bersama Prof Mukti.

“Seru banget kuliah sama Prof Mukti, penjelasannya juga lebih mudah dipahami”. Ungkap Ezza.

Ezza dan teman-teman mahasiswa lainnya berharap semoga di semester yang akan datang dapat dipertemukan kembali dengan Dosen serupa Prof Mukti.

Sementara itu Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Tangerang berharap kedatangan ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia dapat membantu Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam proses menuju Universitas Unggul di Tangerang. (FS)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

*
*