UM Tangerang Lepas Mahasiswa untuk Program Community Development di Thailand Tahun 2025
Universitas Muhammadiyah Tangerang (UM Tangerang) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dengan melepas tiga mahasiswa terpilih dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), untuk mengikuti Community Development Service Program di Loei, Thailand.
Kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih empat bulan di tahun 2025, dan menjadi bagian dari kolaborasi internasional yang melibatkan berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia. Universitas mitra dalam program ini antara lain UNAMIN, UMSIDA, UMG, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, dan Universitas Muhammadiyah Palopo.
Acara pelepasan yang berlangsung secara khidmat dihadiri langsung oleh Rektor UM Tangerang, Dr. H. Desri Arwen, M.Pd, dan Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI), Dr. Aidil Syah Putra, M.Pd, beserta jajaran pimpinan dan unit pendukung.
Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya pengalaman lintas budaya bagi mahasiswa sebagai bentuk nyata penguatan daya saing global dan kepedulian sosial internasional.
“Program ini adalah bagian dari misi besar UMT dalam mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan global, serta semangat pengabdian,” ujar Rektor.
Mahasiswa yang terpilih dalam program ini adalah:
- Zahra Janatunnisa Fauzun
- Jihan Fadhillah
- Elsa Amelia
Ketiganya merupakan mahasiswa aktif FKIP yang telah melalui proses seleksi ketat dan pembekalan intensif untuk menghadapi tantangan pengabdian di lingkungan internasional.
Dukungan penuh diberikan oleh unit-unit internal kampus seperti Pusat Bahasa, LPPM, LP3M, serta BAAK, yang secara kolaboratif memastikan kualitas, kesiapan, serta keberlangsungan program ini berjalan optimal.
Dalam laporannya, Dr. Aidil Syah Putra menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang terintegrasi dengan upaya memperluas jejaring global UM Tangerang dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa UM Tangerang tidak hanya menjadi pelaku pendidikan di dalam negeri, tetapi juga duta-duta budaya dan nilai kemanusiaan di kancah internasional,” pungkasnya.
Dengan keikutsertaan dalam Community Development Service Program ini, diharapkan mahasiswa UM Tangerang mampu mengembangkan kemampuan interkultural, memperluas wawasan global, serta memperkenalkan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan kepada dunia.
Sebuah langkah strategis dalam menjawab tantangan era global dan memperkuat posisi UM Tangerang sebagai perguruan tinggi unggul berskala internasional.

Next adain Korea Selatan 🙂✊🏻🙏🏻