0 %

Kunjungan Industri Program Studi Transportasi UMT ke KCIC: Mahasiswa Belajar Langsung Implementasi Manajemen Operasional Kereta Cepat Whoosh

Bandung, 26 Agustus 2026 — Program Studi Transportasi, Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif (Parinkraf), Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melaksanakan Kunjungan Industri ke PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari praktikum implementasi perkuliahan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa mengenai penyelenggaraan, pengelolaan, dan operasional transportasi perkeretaapian modern, khususnya layanan Kereta Cepat Whoosh.

Kegiatan kunjungan industri tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Transportasi UMT dan didampingi oleh jajaran pimpinan Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif UMT, Dr. Mikrad, Drs., M.M., serta Ketua Program Studi Transportasi, Amanda, M.I.Kom., dan Sekretaris Program Studi Transportasi, Grace Vita Vidyani, S.E., M.M.Tr.

Kunjungan ini tidak sekadar menjadi agenda perjalanan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di ruang kelas dengan praktik nyata dalam pengelolaan sistem transportasi berteknologi tinggi.

Daftar Mahasiswa Peserta Kunjungan Industri

Kegiatan Kunjungan Industri Program Studi Transportasi Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif Universitas Muhammadiyah Tangerang ini diikuti oleh 21 mahasiswa, yaitu:

No.Nama MahasiswaNIM
1Razzan Muhammad Ishan25392010002
2Andy Hakim Yudhistira25392010004
3Rizki Alfauzi25392010005
4Muhammad Farrel Akbar25392010006
5Najwa Sofhie Nur Fakhira25392010003
6Al Ghibran Chairudin24392010001
7Mohammad Ziyad Rahman24392010002
8Akhmad Zaki Julmi24392010003
9Danu Sayidina Rasyid24392010006
10Fauzi Assydhiqi23392010001
11Ahmad Murtado23392010002
12Azzura Nur Rahmadi Yana23392010003
13Muhammad Faiz Nurfalah23392010005
14Eka Winih Kinanti23392010006
15Shah Shahieza Sherly23392010007
16Emiliano Sheva Poetra P2239201002
17Rizky Achmad Meylando2239201003
18Muhammad Razzan Aditiyo2239201005
19Danyal Ariyan Luthfi.R2239201006
20Mohamad Fariz Alrizky2239201007
21Agung Juniar Ridho2392010008

Belajar dari Sistem Transportasi Kereta Cepat Secara Langsung

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan rombongan di Stasiun Halim pada pukul 10.55 WIB. Setelah seluruh peserta berkumpul dan melakukan persiapan, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh menuju Stasiun Tegalluar pada pukul 11.00 WIB.

Perjalanan dari Halim menuju Tegalluar menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Selama perjalanan, mahasiswa dapat mengamati secara langsung karakteristik layanan kereta cepat, mulai dari fasilitas stasiun, sistem pelayanan penumpang, kenyamanan perjalanan, hingga pengalaman menggunakan moda transportasi yang menjadi salah satu perkembangan penting dalam sistem transportasi Indonesia.

Sekitar pukul 11.47 WIB, rombongan tiba di Stasiun Tegalluar. Sebelum melanjutkan agenda berikutnya, mahasiswa bersama jajaran pimpinan dan pendamping melakukan foto bersama di depan Electric Multiple Unit (EMU). Momen tersebut menjadi dokumentasi penting sekaligus simbol pembelajaran mahasiswa yang berlangsung langsung di lingkungan operasional kereta cepat.

Setelah itu, rombongan bergerak menuju ruang serbaguna Stasiun Tegalluar untuk mengikuti agenda utama kunjungan industri.

Dekan Parinkraf: Kunjungan Industri sebagai Jembatan antara Teori dan Praktik

Setelah memasuki sesi utama, kegiatan diawali dengan istirahat, salat, dan makan (ISHOMA) pada pukul 12.00–13.30 WIB.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Universitas Muhammadiyah Tangerang yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif UMT, Dr. Mikrad, Drs., M.M.

Dalam konteks pendidikan tinggi, kunjungan industri dipandang sebagai bagian penting dalam memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep transportasi melalui buku dan perkuliahan, tetapi juga perlu melihat bagaimana konsep tersebut diterapkan dalam lingkungan kerja dan industri yang sesungguhnya.

Kehadiran mahasiswa secara langsung di lingkungan PT KCIC memberikan kesempatan untuk memahami bahwa sistem transportasi modern tidak berdiri hanya pada aspek kendaraan atau infrastrukturnya. Di balik layanan kereta cepat terdapat rangkaian proses yang kompleks, mulai dari manajemen operasional, pelayanan pengguna, keselamatan, pengelolaan stasiun, sumber daya manusia, hingga koordinasi berbagai unsur pendukung.

Karena itu, kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Program Studi Transportasi UMT dalam menghadirkan pembelajaran yang link and match dengan kebutuhan industri.

Mengenal Lebih Dekat Operasional PT KCIC

Memasuki pukul 13.35 WIB, mahasiswa mengikuti Sesi I berupa sambutan dan materi yang disampaikan oleh Bapak Emir Monti sebagai perwakilan PT KCIC.

Materi memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai lingkungan industri kereta cepat serta berbagai aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan layanan transportasi modern.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari perhatian dan keterlibatan mereka selama sesi berlangsung. Berada langsung di lingkungan PT KCIC membuat mahasiswa memperoleh perspektif yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan di dalam kelas.

Selanjutnya, pada pukul 13.50–14.30 WIB, kegiatan memasuki Sesi II dengan materi mengenai Manajemen Operasional KCIC.

Materi ini menjadi salah satu bagian penting dalam kunjungan karena memiliki keterkaitan erat dengan kompetensi yang dipelajari mahasiswa Program Studi Transportasi. Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana operasional transportasi kereta cepat dikelola agar dapat memberikan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi.

Pembahasan mengenai manajemen operasional juga memberikan gambaran bahwa keberhasilan suatu sistem transportasi membutuhkan koordinasi dan pengelolaan yang sistematis. Setiap perjalanan kereta melibatkan berbagai komponen yang harus berjalan secara terkoordinasi, sehingga aspek perencanaan, pengawasan, pelayanan, keselamatan, serta pengelolaan sumber daya menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Bagi mahasiswa, pemaparan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara lebih konkret penerapan berbagai konsep yang selama ini dipelajari dalam perkuliahan.

Sesi Tanya Jawab: Mahasiswa Menggali Pengalaman Industri

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab pada pukul 14.30–15.00 WIB.

Sesi ini menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dengan pihak PT KCIC. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan menggali informasi lebih jauh mengenai dunia kerja, pengelolaan operasional, serta tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan layanan kereta cepat.

Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran karena mahasiswa dapat memperoleh perspektif praktis langsung dari pihak yang terlibat dalam industri.

Melalui dialog tersebut, mahasiswa juga didorong untuk membangun pola pikir kritis terhadap berbagai persoalan transportasi. Mereka tidak hanya belajar memahami bagaimana sebuah sistem transportasi berjalan, tetapi juga bagaimana sistem tersebut harus terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi.

Usai sesi diskusi, seluruh peserta melakukan foto bersama pada pukul 15.00 WIB sebelum melanjutkan agenda berikutnya.

Site Visit Stasiun Tegalluar, Melihat Infrastruktur dari Dekat

Pembelajaran kemudian dilanjutkan melalui Site Visit Stasiun Tegalluar pada pukul 15.05–16.06 WIB.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan mengamati lingkungan stasiun secara langsung. Site visit menjadi bagian yang tidak kalah penting karena memberikan pengalaman visual dan praktis mengenai bagaimana sebuah stasiun kereta cepat dirancang dan dioperasikan sebagai bagian dari sistem transportasi.

Mahasiswa dapat melihat secara lebih dekat berbagai fasilitas dan lingkungan pelayanan yang sebelumnya mungkin hanya mereka pahami melalui materi perkuliahan.

Pengamatan langsung tersebut membantu mahasiswa memahami hubungan antara infrastruktur, operasional, pelayanan penumpang, dan manajemen transportasi sebagai satu kesatuan sistem.

Bagi Program Studi Transportasi, pengalaman seperti ini menjadi penting untuk membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami realitas dan dinamika industri transportasi.

Membangun Kompetensi Mahasiswa yang Lebih Dekat dengan Dunia Industri

Kunjungan industri ke PT KCIC merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan mahasiswa dengan praktik penyelenggaraan transportasi modern.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung implementasi berbagai konsep yang dipelajari dalam perkuliahan. Pengalaman ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi transportasi sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.

Ketua Program Studi Transportasi UMT, Amanda, M.I.Kom., bersama Sekretaris Program Studi Transportasi, Grace Vita Vidyani, S.E., M.M.Tr., turut mendampingi mahasiswa sepanjang kegiatan. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya program studi memastikan kegiatan kunjungan industri tidak hanya menjadi kegiatan observasional, tetapi memiliki nilai akademik yang relevan dengan capaian pembelajaran mahasiswa.

Kegiatan ini juga memperlihatkan komitmen Program Studi Transportasi Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif UMT untuk terus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sektor transportasi yang semakin dinamis. Perkembangan teknologi, integrasi antarmoda, digitalisasi layanan, tuntutan keselamatan, serta kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang kompeten menjadi tantangan yang harus dipahami oleh calon lulusan bidang transportasi.

Menjadikan Pengalaman sebagai Bagian dari Pembelajaran

Setelah menyelesaikan site visit, rombongan kemudian bersiap kembali menuju Stasiun Halim. Perjalanan dari Stasiun Tegalluar menuju Stasiun Halim berlangsung pada pukul 16.06–16.52 WIB.

Rombongan tiba di Stasiun Halim sekitar pukul 16.52 WIB dan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan industri secara resmi berakhir pada sore hari.

Meski berlangsung dalam satu hari, kegiatan ini memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi mahasiswa Program Studi Transportasi UMT. Mereka tidak hanya melakukan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memahami bagaimana moda transportasi tersebut dikelola, bagaimana stasiun menjadi bagian dari sistem pelayanan, serta bagaimana manajemen operasional diterapkan dalam industri transportasi modern.

Kunjungan industri tersebut pada akhirnya menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan teori, praktik, teknologi, dan pengalaman industri dalam satu rangkaian kegiatan.

Bagi mahasiswa Program Studi Transportasi Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif UMT, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun kompetensi profesional sekaligus memperluas wawasan mengenai masa depan sektor transportasi Indonesia.

Melalui pembelajaran yang semakin dekat dengan dunia industri, UMT terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi lulusan yang memahami teori, tetapi juga mampu membaca kebutuhan industri, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan sistem transportasi Indonesia yang semakin maju dan terintegrasi.

Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif (Parinkraf) terus mendorong dan mendukung Mahasiswa, Dosen serta seluruh tim untuk terus berkegiatan dan berinovasi guna terus memajukan Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif (Parinkraf) dan UMT baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Untuk Info Pendaftaran Mahasiswa & lainnya silahkan hubungi (021) 59583364 atau datang langsung ke Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif (Parinkraf) UMT Lantai 4.

Semoga Program/kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan kebermanfaatan bagi semua pihak.

Salam Parinkrafers,

umt.ac.id/parinkraf