Hadiri Pemasyhuran Canselor UMAM, Rektor UM Tangerang Tegaskan Komitmen Perkuat Kerja Sama Pendidikan Internasional

MEDAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menjadi tuan rumah penyelenggaraan Istiadat Pemasyhuran Canselor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) yang menjadi momentum penting dalam penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi Muhammadiyah.

Istiadat tersebut disempurnakan langsung oleh Duli Yang Teramat Mulia Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajudin Jamalullail, Raja Muda Perlis. Kehadiran Raja Muda Perlis dalam agenda tersebut sekaligus menandai pengukuhan kepemimpinan UMAM serta memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia dalam bidang pendidikan tinggi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Muhammadiyah dalam memperluas jejaring dan kiprah pendidikan tinggi ke tingkat global melalui keberadaan UMAM di Malaysia. Kehadiran berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah dan perguruan tinggi Muhammadiyah turut memperlihatkan dukungan terhadap pengembangan UMAM sebagai bagian dari ekosistem pendidikan Muhammadiyah di tingkat internasional.

Salah satu yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Dr. Warsito, M.Si., yang juga merupakan anggota Board of Governors (BOG) UMAM.

Warsito menegaskan, UM Tangerang memiliki komitmen untuk melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai bentuk kerja sama yang telah terjalin dengan UMAM. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan memperluas jejaring akademik internasional.

“Kehadiran kami di sini adalah bukti nyata komitmen UM Tangerang dalam mendukung internasionalisasi Muhammadiyah. Kami akan terus melanjutkan kerja sama strategis ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi,” ujar Warsito.

Komitmen tersebut sebelumnya telah diwujudkan melalui kontribusi UM Tangerang dalam pengembangan sumber daya manusia akademik. Sebanyak sembilan dosen UM Tangerang telah dikirim untuk melanjutkan studi doktoral di UMAM, menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi kedua perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas akademik.

Bagi UM Tangerang, kerja sama tersebut tidak berhenti pada mobilitas pendidikan. Kolaborasi dengan UMAM diharapkan terus berkembang dalam berbagai bidang strategis, termasuk pengembangan sumber daya manusia, akademik, penelitian, serta penguatan jejaring perguruan tinggi Muhammadiyah di tingkat internasional.

Istiadat Pemasyhuran Canselor UMAM turut dihadiri sejumlah pimpinan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Di antaranya Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Sekretaris Muhammadiyah Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., serta Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Bambang Setiaji, M.Si., yang hadir bersama Sekretaris dan Bendahara Majelis.

Kehadiran jajaran pimpinan Muhammadiyah bersama pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah dari Indonesia memperkuat pesan bahwa pengembangan UMAM merupakan bagian dari agenda strategis Muhammadiyah dalam membangun institusi pendidikan tinggi yang memiliki jejaring dan daya saing global.

Momentum pemasyhuran tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia dengan UMAM di Malaysia.

Dengan posisi UM Tangerang sebagai bagian dari Board of Governors UMAM dan kontribusi pengiriman dosen untuk studi doktoral, UM Tangerang menegaskan kesiapannya untuk terus mengambil bagian dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi Muhammadiyah di tingkat internasional.