Rektor UM Tangerang Bertemu Wamen Diktisaintek, Dorong Reformasi dan Penguatan PTMA

JAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Dr. Desri Arwen, M.Pd., melakukan silaturahim akademik dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan, di ruang kerja Wakil Menteri Diktisaintek. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam membahas arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, khususnya bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

Dalam suasana dialog yang hangat dan konstruktif, berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari dinamika global pendidikan tinggi hingga kebutuhan transformasi kelembagaan PTMA agar semakin adaptif dan kompetitif di tengah perubahan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Fauzan, M.Pd., menegaskan pentingnya reformasi manajemen sebagai fondasi utama penguatan PTMA di masa depan.

“PTMA tidak cukup hanya beradaptasi. Kita harus mampu bertransformasi. Reformasi manajemen adalah kunci agar PTMA tidak sekadar bertahan di tengah ketidakpastian, tetapi justru menjadi kepastian dan rujukan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa fleksibilitas tata kelola, inovasi kelembagaan, serta penguatan sistem manajemen menjadi syarat mutlak agar PTMA tetap relevan dan unggul dalam menghadapi tantangan global.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UM Tangerang Dr. Desri Arwen menyampaikan apresiasi atas arahan strategis yang disampaikan, sekaligus menegaskan komitmen UM Tangerang untuk terus melakukan pembenahan internal dan penguatan kualitas institusi.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Desri Arwen juga menyampaikan sejumlah program prioritas kampus, khususnya dalam penguatan konektivitas antara pendidikan tinggi dan sektor industri.

“Salah satu program prioritas kami adalah inventarisasi potensi unggulan berbasis industri. Kami membutuhkan dukungan kebijakan dan pendampingan dari Kementerian Diktisaintek agar potensi tersebut dapat dipetakan, dikembangkan, serta diintegrasikan dengan kurikulum dan riset di UM Tangerang,” ungkapnya.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 21 April 2026 ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi berkelanjutan antara UM Tangerang dan Kementerian Diktisaintek. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat implementasi program strategis pendidikan tinggi yang berdaya saing serta selaras dengan kebutuhan industri nasional.

Melalui silaturahim akademik ini, UM Tangerang kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kualitas pendidikan serta kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.