About Us

Visi dan Misi
Program Studi Ilmu Pemerintahan

- Visi -

"Menjadi program studi ilmu pemerintahan yang unggul dan adaptif dalam pengembangan sustainable Dan digital governance, berorientasi global yang berlandaskan nilai-nilai Islam"

- Misi -

Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran di bidang Ilmu Pemerintahan yang inovatif, berbasis riset, dan berorientasi pada pengembangan sustainable dan digital governance sesuai nilai-nilai Islam.

Melaksanakan penelitian ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik pemerintahan berkelanjutan serta tata kelola digital di tingkat lokal, nasional, dan global.

Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan dan kolaborasi dengan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berkeadilan.

Mengembangkan jejaring dan kemitraan strategis dengan lembaga pemerintah, akademik, industri, dan komunitas internasional dalam bidang governance studies.

Membentuk karakter lulusan yang berintegritas, beretika, dan berjiwa kepemimpinan Islami sebagai pelaku pemerintahan dan warga negara yang bertanggung jawab

Strategi

Untuk mencapai visi, misi, dan tujuan tersebut, Program Studi Ilmu Pemerintahan menerapkan strategi sebagai berikut:

  1. Penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan integrasi sustainable dan digital governance serta nilai-nilai keislaman.
  2. Peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa melalui pelatihan, sertifikasi, guest lecture, joint research, dan program magang pemerintahan digital.
  3. Optimalisasi riset kolaboratif dan terapan melalui center of excellence dalam bidang sustainable governance dan digital governance.
  4. Pengembangan kemitraan pentahelix (pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media) untuk mendukung implementasi tridarma perguruan tinggi.
  5. Digitalisasi sistem akademik dan layanan administrasi untuk meningkatkan efektivitas tata kelola program studi.
  6. Peningkatan reputasi akademik dan publikasi ilmiah melalui konferensi nasional dan internasional, jurnal terakreditasi, serta forum ilmiah lainnya.
  7. Internalisasi nilai-nilai Islam dan etika pemerintahan melalui kegiatan akademik dan non-akademik seperti kuliah umum, mentoring, dan kegiatan kemahasiswaan.