Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tangerang meraih Akreditasi A dari BAN-PT

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tangerang meraih Akreditasi A dari BAN-PT

Segenap civitas akademika Universitas Muhammadiyah Tangerang mengucapkan selamat dan sukses atas diraihnya Akreditasi dengan nilai “A” Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi(BAN PT) untuk Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Akreditasi “A” dengan nomor : 718/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2019 merupakan akreditasi “A” pertama yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), akreditasi ini merupakan berkah bagi UMT dan menjadikan motivasi bagi prodi-prodi lain sebanyak 28 prodi yang dimiliki oleh UMT yang terdiri dari 8 Fakultas 1 Program Pascasarjana.

“Akreditasi “A” merupakan motivasi bagi kami para Pimpinan Universitas guna memberikan  yang terbaik juga dalam mempersiapkan akreditasi institusi yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 ujar rektor UMT Dr H Achmad Badawi, S.Pd.,SE.,MM” Sedangkan menurut H. Achmad Fauzi selaku kepala program studi Pendidikan Agama Islam mengatakan akreditasi prodi “A” menjadikan semangat prodi untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berakhlak mulia.


Lomba PGSD Fair 2019 dengan tema Mengukir Prestasi dan Kreativitas di Era Kompetetif Tanpa Batas

Pada hari sabtu, 13 April 2019
Lomba PGSD Fair pertama dilakukan ditahun 2019, kategori yang diperlombakan adalah mewarnai, menyanyi dan menari tingkat Sekolah Dasar. Pada lomba mewarnai di ikuti oleh 23 peserta, lomba menyanyi 10 peserta dan lomba menari 15 peserta.

Pada hari sabtu ini tidak hanya acara perlombaan saja, tetapi disertai dengan adanya Bazar dan sekaligus penutupan acara PGSD Fair.

Acara penutupan disertai oleh laporan mengenai acara PGSD Fair 2019 yang sedang terlaksana oleh ibu Kaprodi Ina Magdalena M.Pd, beliau mengatakan bahwa acara Lomba PGSD Fair ini adalah acara yang sangat luar biasa dan berjalan dengan baik. Dengan adanya lomba ini kita dapat menciptakan kreativitas siswa SD dalam mengembangkan bakatnya serta melatih potensi siswa.

Penutupan acara PGSD Fair ini ditutup oleh bapak Dekan FKIP UMT Dr. Enawar S.Pd., MM,. MOS beliau mengatakan sangat berterimakasih kepada semua pikah yang terkait karena dengan diadakannya acara PGSD Fair ini yang sangat luar biasa sehingga dapat menumbuhkan kekeluargaan yang baik, dan beliau dengan bangga dan bahagia serta terharu menutup acara PGSD Fair 2019 ini.

Ibu kaprodi Ina Magdalena M.Pd menambahkan acara PGSD Fair ini tidak akan terlaksana tanpa bantuan dari semua pihak, panitia dosen serta HIMA PGSD yang mempersiapkan acara ini sehingga berjalan dengan sangat baik dan menakjubkan.

Sumber : himapgsd.umt.ac.id


Seminar Pendidikan Mengenai Peluang dan Tantangan Pendidikan Dasar Di Era Revolusi Industri 4.0

FKIP umt mengadakan acara PGSD fair 2019 Yang berlangsung selama 3 hari, di dalam acara tersebut terdapat berbagai macam perlombaan, bazar dan seminar pendidikan yang bertemakan “peluang dan tantangan pendidikan dasar di era revolusi industri 4.0” yang di adakan di allium hotel Tengerang pada hari Kamis, 11 April 2019.

Seminar ini membahas mengenai peluang dan tantangan pendidikan dasar di era revolusi industri 4.0. yang di isi oleh beberapa narasumber yakni prof. Dr. M. Syarief Sumantri kaprodi S3 pendidikan dasar UNJ, M. Pd, Dr Asep Mahfudin, M.pd konsultan pembelajaran quantum learning teaching dan kaprodi PGSD umt ibu Ina Magdalena, M.pd yang menjadi salah satu narasumber di acara tersebut.

Bu Ina menjelaskan bahwa revolusi industri sudah 4 kali mengalami perubahan dalam kurun waktu 236 tahun di mulai sejak tahun 1764 oleh James watt beliau menggunakan tenaga uap baik pada proses produksi, transformasi dan militer, perubahan kedua terjadi pada tahun1980 oleh herry ford yang melakukan inovasi ban berjalan, yang ketiga terjadi pada tahun 1970 pada revolusi ini manusia hanya sebagai operator control saja, dan yang terjadi saat ini adalah revolusi industri 4.0 yang di tandai dengan kemajuan internet mesin yang sebelumnya menggunakan operator pada revolusi ini tidak lagi digunakan.

Perkembangan revolusi ini sangat jelas terlihat dampaknya, banyak pekerjaan yang telah digantikan dengan robot ataupun mesin, pada saat ini pula tantangan seorang guru menjadi lebih berat, guru harus lebih menguasai teknologi agar bisa menghadapi era saat ini.

Dalam seminar kali ini dapat dipetik bahwa peran seorang guru tidak akan tergantikan oleh teknologi maka dari ini jangan takut dengan adanya Revolusi Industri 4.0 tetapi guru harus bisa memiliki softskill abad 21 agar bisa menghadapi era ini. Ibu Ina berpesan “Sebagai guru kita harus menguasai teknologi dan lebih maju jangan sampai tertinggal dengan peserta didik”.

Sumber : himapgsd.umt.ac.id


UMT Gelar Pelatihan Audit Mutu Mencetak Auditor Handal

Kota Tangerang – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bersama PP Muhammadiyah menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA), Minggu (7/4/2019).

“Diharapkan lahir auditor-auditor handal yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mengaudit sedikitnya 170 PTMA se-Indonesia,” kata Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr. Edy Suandi Hamid.

Menurut Edy, audit mutu internal merupakan keniscayaan bagi PTMA. Dia berharap, setelah diberikan pelatihan, peserta memahami manajemen audit dan metode audit.

“Karena audit internal merupakan acuan dari sistem manajemen PTMA,” ujar Edy.

Rektor UMT Achmad Badawi menambahkan, pelatihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan mutu UMT.

“Kita bersyukur kegiatan ini diadakan disini sehingga diharapkan dapat bermanfaat meningkatkan mutu UMT,” katanya.


Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 6 Mei 2019, Idul Fitri 5 Juni

JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada 6 Mei 2019. Ketetapan itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Muhammadiyah juga menentukan 1 Syawal 1440 H bertepatan dengan tanggal 5 Juni 2019. Sedangkan 1 Zulhijah 1440 H akan jatuh pada 2 Agustus 2019. 

“Demikian maklumat ini disampaikan untuk dilaksanakan dan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita,” demikian penggalan Maklumat Muhammadiyah, Senin (25/3/2019).

Maklumat PP Muhammadiyah itu bernomor 01/MLM/1.0/E/2019 tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1440 H. Maklumat ditandatangani oleh Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Agung Danarto.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) belum menentukan awal bulan Ramadan. Kemenag biasanya akan melakukan pemantauan terlebih dahulu kemudian hasilnya akan dibahas di dalam sidang isbat.

Sumber : Detik.com


Mahasiwa UMT Ajak Masyarakat Perangi Hoax dan Taat Hukum

TANGERANG – Kaum milenial mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dikukuhkan menjadi anggota Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) wilayah Sektor Tangerang, Minggu pagi 24 Maret 2019 di Tugu Adipura, Jalan Veteran Kota Tangerang berbarengan acara Car Free Day.

Dalam pengukuhan tersebut juga sekaligus dideklarasikan Pokdar Milenial dan Masyarakat Cerdas Anti Hoax. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa (Hima) UMT, Zaenab Fuji Rahayu menyatakan sikap sebagai Pokdar Kamtibmas Milenial, pihaknya menentang segala bentuk hoax dan kebohongan yang dapat merusak kedamaian dan kerukunan serta tatanan sosial Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami Pokdar Kamtibmas Milenial menolak hoax dari segala bentuk kebohongan media sosial yang merusak nilai-nilai Akhlaqul Karimah. Kami mendukung apa oun media sosial yang positif dan bermanfaat,” tegas Ketua Umum Hima UMT, Zaenab Fuji Rahayu.

Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang (Prodi PGSD FKIP UMT), Ida Magdalena menjelaskan pihaknya ingin mengajak semua mahasiswa UMT kaum milenial untuk memerangi hoax.

“Mari kita menyebarkan kebaikan. Mahasiswa merupakan elemen masyarakat yang taat hukum,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pokdar Kamtibmas Sektor Tangerang, Sukarman mengungkapkan Kelompok Sadar Kamtibmas merupakan tugas mulia tanpa pamrih. dikatakannya, Pokdar Kamtibmas harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

Dijelaskan Sukarman, mahasiswa UMT bergabung menjadi anggota Pokdar Kamtibmas wilayah Sektor Tangerang merupakan peran kaum milenial dalam mengajak masyarakat untuk taat aturan dan hukum.


Teguh Faisal Sholahudin Terpilih Jadi Ketua Korda Ikma PGSD

TANGERANG – Di hari terakhir Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Musda Ikma PGSD) melakukan agenda pemilihan Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II yang diadakan di aula hotel Permata Mulia, Kota Tangerang, Minggu 24 Maret 2019.

Dalam acara ini terdapat lima orang yang mencalonkan sebagai Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II. Mereka perwakilan dari universitas yang menjadi anggota Ikma PGSD Daerah I Wilayah II.

Sri Sundari F Ningsih (UMT), Ar-Rasyid Wahyu N (Uhamka), Erik Septian (STKIP Rangkasbitung), Tomi Zakaria (UBP Karawang), Teguh Faisal Sholahudin (UPI Kampus Tasikmalaya). Sedangkan perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Tangerang merupakan satu-satunya perempuan di antara empat calon lainnya.

Untuk bisa menjadi Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II, kelima calon harus memenuhi beberapa kriteria yang sudah ada.

Dalam pemilihan ini masing-masing dari calon menyampaikan visi dan misi. Dilanjut dengan menjawab beberapa pertanyaan dari peserta yang menjadi pemilih mereka.

“Kita bersaudara walapun tak sedarah” ujar Tomi Zakaria calon koordinator perwakilan dari Universitas Buana Perjuangan, Karawang.

Dari kelima calon ini disaring menjadi dua calon yang terpilih ke tahap selanjutnya. Dua orang tersebut adalah Erik Septian dan Teguh Faisal Sholahudin.

Setelah diadakan voting yang terpilih menjadi Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II adalah Teguh Faisal Sholahudin, perwakilan dari UPI Kampus Tasikmalaya.

Sumber : Tangerangsatu.co.id


Dekan FKIP UMT: Smart Generation Harus Memiliki Orientasi Kekinian dan Masa Depan yang Baik

TANGERANG – Smart generation memiliki lima unsur ciri yakni, konsep ketuhanan yang utuh, pemahaman mendalam terhadap permasalahan yang dihadapi, pola fikir solutif bukan mencari siapa yang salah, orientasi kekinian dan masa depan yang baik, sikap moderat dan toleran.

“Smart generation itu bertuhan. Percaya dengan hal yang ghoib namun tidak takut terhadap yang disebut hantu. Kenapa? Karena ketika mereka bertuhan maka mereka tahu bahwa hanya kepadaNYA kita berlindung, tidak memlercayai klenik, ramalan dan tahayul dalam menjalani kehidupan,” papar Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang (FKIP UMT), Ernawan saat menjadi pembicara dalam seminar pendidikan yang bertemakan “Smart City Smart Generation” di Kota Tangerang, Sabtu 23 Maret 2019.

Seminar tersebut dalam rangkaian Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Musda Ikma PGSD) Indonesia — Daerah I Wilayah II tahun 2019 yang di gelar di UMT. Seminar ini dihadiri para mahasiswa yang tergabung dalam Ikma PGSD sewilayah Banten, DKI dan Jawa Barat. Hadir menjadi pembicara yakni Dekan FKIP UMT Ernawan, Plt Kepala Dinas Kominfo Indri Astuti, dan Ketua Ikma PGSD Indonesia Reza Aristiawan.

Ditambahkan Ernawan, smart generation juga harus memiliki orientasi kekinian dan masa depan yang baik, yakni mereka yang selalu memiliki inovasi, selalu ada untuk menjawab tantangan jaman.

“Hari-hari ini banyak diperbincangkan publik tentang revolusi 4.0. Padahal di Jepang revolusi ini sudah berubah menjadi 5.0. Maka itu pemikiran atau orientasi kekinian menjadi sangat penting untuk menjawab seluruh tantangan jaman dalam bentuk apapun,” ungkap Dekan FKIP UMT, Ernawan.

Plt Kadis Kominfo Kota Tangerang, Indri Astuti menjelaskan program smart city di Kota Tangerang telah dikembangkan sejak 2016 melalui Tangerang Live. Di program Tangerang Live tersedia 150 aplikasi untuk memudahkan warga Kota Tangerang memperoleh informasi dan mempermudah pelayanan yang transparan.

Tangerang Live memanfaatkan teknologi informasi untuk memudahkan kita memperoleh informasi dan mempermudah pelayanan yang transparan. Aplikasi itu harus bisa digunakan dan menjadi kebutuhan masyarakat.

“Smart city Pemerintah Kota Tangerang memanfaatkan teknologi informasi yang diinisiasi oleh Walikota Tangerang Bapak Arief R Wismansyah melalui program Tangerang Live. Smart city bukan cuma memanfaatkan TI tetapi juga melakukan percepatan penanganan masalah kota. Ke depan Kota Tangerang dikembangkan sebagai kota 1000 industri dan jasa. untuk menuju itu kini terus diperbaiki sistem pelayanan yang berbasis online,” ungkap Indri Astuti.

Sementara itu Kepala Program Studi (Kaprodi) Kaprodi PGSD UMT, Ina Magdalena menegaskan pihaknya telah menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Ditambahkannya pula, saat ini Hima PGSD FKIP UMT telah memiliki pers kampus sebagai wadah aspirasi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan ide.

Sumber : Bantenkini.com


Musda Ikma PGSD Indonesia Digelar di UMT

TANGERANG – Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Tangerang (Warek III UMT) Dr H Desri Arwen MPd membuka Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Musda Ikma PGSD) Indonesia — Daerah I Wilayah II — di kampus UMT Jl Perintis Kemerdekaan – Cikokol, Kota Tangerang, Jumat siang 22 Maret 2019.

Dalam amanatnya, Warek III UMT Desri Arwen mengungkapkan Musda ini bagian dari menjalin dan mempererat silaturahmi. Di sini, sambung Warek III, di acara Musda ini kumpul mahasiswa PGSD dari Banten, DKI dan Jawa Barat.

Sementara itu Ketua Pelaksana Musda, Shintya mengatakan, Musda yang mengusung tema Satu dalam Kreativitas ini berlangsung selama tiga hari (22 -24 Maret 2019) dan diikuti 15 perguruan tinggi dari Banten, DKI Jakarta serta Jawa Barat.

“Selama pelaksanaan Musda, para peserta mengikuti berbagai kegiatan, di antaranya pemilihan ketua, seminar serta city tour serta pelantikan pengurus periode 2019 – 2020,” jelas Ketua Pelaksana Musda, Shintya saat jumpa pers usai acara pembukaan Musda di kampus UMT.

Ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) PGSD FKIP UMT, Zaenab Fuji Rahayu menambahkan, suatu kebanggaan bagi UMT menjadi tuan rumah pelaksanaan Musda ini. UMT menjadi tuan rumah Musda berdasatkan hasil Musda di Uhamka Jakarta tahun 2018 lalu.

“Sebetulnya UMT diminta menjadi tuan rumah Musda pada tahun lalu. Ketika itu karena UMT baru bergabung dengan IKMA PGSD, kami belum siap, maka gantinya adalah Uhamka. Ketika Musda di Uhamka, kembali UMT diminta menjadi penyelenggara Musda. Maka hari ini diselenggarakan di UMT,” ungkap Zaenab Fuji Rahayu.

Ditambahkannya, dalam musyawarah ini membahas peraturan yang ada di pusat dan dianggap janggal. Melalui musywarah ini diharapkan aspirasi guru di daerah bisa disampaikan kepada pemerintah.

“Inti acara ini memilih pengurus baru periode 2019 – 2020,” ungkapnya.

Sumber : Tangerangsatu.co.id


Muhammadiyah Tangerang Kutuk Penembakan di Masjid Selandia Baru

TANGERANG – Civitas akademik Universitas Muhammadiyah Tangerang mengutuk keras aksi penembakan jemaah di Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Badawi mengatakan, perbuatan penembakan itu sungguh keji dan melanggar hak asasi manusia (HAM).

“Perbuatannya itu kita kutuk karena melanggar HAM. Di Australia memang banyak ateis. Pelaku juga kristen agamanya, tetapi ke gereja juga enggak,” jelasnya di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Sabtu (16/3/2019).

Menurutnya, aksi penembakan itu dilakukan oleh orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan sehingga tidak segan-segan melakukan aksi kekerasan kepada agama apapun.

“Kalau ateis mendunia ini yang berbahaya, agama apapun nanti disikat bersih kalau sama ateis, karena dia anti tuhan,” ucapnya.

Ia juga mendoakan agar pelaku keji tersebut sadar dan memeluk agama Islam. Selain itu, ia juga ingin umat Islam harus bersatu.

“Jadi umat Islam Indonesia harus bersatu, berdoa. Pertama kita mendoakan agar yang menembaki itu sadar bahwa itu perbuatan yang salah,” tukasnya.

Seperti diketahui, terjadi penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 40 orang tewas akibat penembakan tersebut.


Latest Blog
Upcoming Events
img

Universitas Muhammadiyah Tangerang adalah sebuah perguruan tinggi swasta dengan AIPT B yang terdapat di Cikokol, Kota Tangerang, Banten