Acara sidang Senat Tentang 1 Dasawarsa Universitas Muhammadiyah Tangerang


UMT Raih Penghargaan Kampus Banten Maju

TANGERANG – Universitas Muhammadiyah Tangerang Meraih Penghargaan Kampus Banten Maju oleh Media Merdeka Group, Satelit News, Banten Pos, TangselPos.

Penghargaan tersbeut diterima langsung oleh Rektor UMT Dr. H. Ahmad Amarullah, M.Pd, Di Swiss Belhotel Serpong.

Penghargaan ini kami persembahkan kepada masyarakat Tangerang Raya yang telah percaya kepada UMT.

Kami berterimakasih kepada Media Merdeka Group yang telah memberikan penghargaan yang sangat kami banggakan, penghargaan ini menjadi pemicu semangat UMT agar lebih baik lagi dalam menciptakan generasi bangsa yang lebih baik.



Almarhum Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M Dibalik Kesuksesan Dr. H. Ahmad Amarullah Jabat Rektor UMT

Tags :

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengalami pergantian kepemimpinan. Ahmad Amarullah resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai Rektor UMT. Lalu siapa dibalik kesuksesan Amarullah?

Dalam sambutannya, Amarullah terisak mengenang perjuangan membangun Kampus UMT bersama Almarhum Achmad Badawi. Pak Uwoh, sapaan akrabnya, pun mendoakan almarhum Badawi meninggal dalam keadaan khusnul khotimah karena wafat dibulan Ramadhan, bulan yang penuh maghfiroh.

“Saya tidak menginkan kepergian almarhum, namun takdir berkata lain. Selama 46 tahun almarhum Badawi membina saya, sehingga saya bisa sampai sekarang ini,” ucapnya.

“Beliau mentor sekaligus orangtua saya, diwasiatkan oleh bapak saya, dari tidak tau organisasi sampai akhirnya saya diberdayakan mulai dari mendirikan STIE Muhammadiyah tahun 1993 untuk menyusun konsep berkas dam lain-lain sehingga mendapatkan ijin pemerintah,” lanjut cerita Amarullah.

Kemudian, Amarullah bersama Almarhum Achmad Badawi mengawal pembentukan STAI Muhammadiyah pada tahun 2000 dan tahun 2004 menyusun konsep STIKES bersama rekan-rekan yang lain. Lalu, sesuai amanah musyawarah daerah diamanatkan mendirikan UMT tahun 2007 dibentuk tim oleh almarhum Badawi.

“Alhamdulillah dalam waktu 2 tahun tepatnya tahun 2009 SK diberikan oleh Dirjen Dikti. Semenjak itu sekolah tinggi bergabung jadi fakultas fakultas sampai saat ini terus bertambah. Progran studi ada 29 dengan mahasiswa 17.000,” ungkapnya seraya bersyukur.

Dengan existing seperti itu, Amarullah dikejutkan dengan berpuoangnya almarhum Badawi. Namun dia meminta kepada jajaran jangan larut dalam duka. Ia menegaskan, harus gerakan organisasi yang ditinggalkan yaitu pengembangan UMT.

“Semangat kebersamaan, berjuang dan mendahulukan kepentingan organisasi, bagian dari ajaran almarhum sehingga UMT dlm kurun waktu tidak lama begitu pesat pertumbuhannya karena kami kompak,” kata Amarullah.

“Paling unik diantara kami (jajaran yang lain) tidak ada yang ingin jadi rektor sampai akhirnya saya terpilih melanjutkan tugas bersama-sama berjuang. Mari kita lakukan penataan sehingga kita terus membangun pondasi dan nantinya bisa dilanjutkan oleh generasi,” pungkas Amarullah.


Dr. H. Ahmad Amarullah Resmi Dilantik Menjadi Rektor UMT

Tags :

TANGERANG – Dr. Ahmad Amarullah resmi dilantik sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Rabu (17/7). Mantan Sekretaris KNPI Banten ini menjabat rektor periode 2017-2021 melanjutkan kepemimpinan Dr. Achmad Badawi yang wafat pada 3 Juni 2019 lalu.

Pelantikan berlangsung di aula Gedung UMT Kawasan Komplek Pendidikan Cikokol Kota Tangerang. Pelantikan dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof H. Lincolyn Arsyad selaku Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Turut hadir acara pelantikan tersebut, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Pimpinan Pusat, Wilayah dan daerah Muhammadiyah, jajaran UMT serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Amarullah menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai rektor UMT. Dia juga berharap kerjasama seluruh jajaran mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi dan Sekretaris Prodi.

“Pimpinan pusat mengamanatkan saya sebagai rektor menghabiskan periodeisasi almarhum H. Ahmad Badawi. Insyallah saya siap dan mohon kerjasamanya seluruh jajaran kampus UMT,” terang

Amarullah juga menyampaikan harapannya, terkait pembangunan gedung UMT 19 lantai bisa segera terselesaikan. Nantinya selain ruang belajar, gedung UMT juga terdapat auditorium dan penginapan tamu luar daerah.

Sumber : metaonline.id


Dr. H. Amarullah Resmi Jadi Rektor UMT

Tags :

Tangerang – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi mengangkat Ahmad Amarullah sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Ahmad Amarullah yang sebelumnya Wakil Rektor 1 UMT Bidang Akademik ini menjabat Rektor UMT dengan masa jabatan 2017-2021, menggantikan almarhum Achmad Badawi yang telah berpulang pada 4 Juni 2019.

Kabiro Kesekretariatan UMT Ahmad Nashuhi membenarkan jika Ahmad Amarullah ditetapkan PP Muhammadiyah sebagai Rektor UMT.

“Ya benar, penetapan pertanggal 4 Juli 2019,” ujarnya kepada TangerangNews di kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (9/7/2019).

Menurut Nashuhi, penetapan tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) PP Muhammadiyah Nomor: 179/KEP/1.0/D/2019.

Dalam SK itu, PP Muhammadiyah telah melakukan pembahasan dan rapat internal pada 3 Juli 2019 di Jakarta tentang jabatan Rektor.

Dalam pembahasan dan rapat itu, PP Muhammadiyah menetapkan Ahmad Amarullah sebagai Rektor menggantikan almarhum Achmad Badawi periode 2017-2021.

“Nanti akan dilantik Minggu, 14 Juli 2019,” tukasnya.


Diusulkan Jadi Rektor Definitif UMT, Amarullah: Saya Siap Amanah!

Tags :

Tangerang – Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah diusulkan menjadi Rektor definitif UMT.

Menanggapi hal itu, Amarullah mengatakan bahwa dirinya siap mengemban amanah sebagai pimpinan tertinggi di kampus dengan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) B tersebut.

“Tentu apapun yang terjadi secara fisik dan mental harus siap melaksanakan amanah itu,” ujarnya.
Dalam usulan itu, ia mengaku berbagai elemen di UMT mendukung dirinya untuk menjadi Rektor pengganti pada periode 2018-2021 setelah wafatnya Achmad Badawi.

Sehingga, dukungan itu ia sebut sebagai kekuatan untuk membangun UMT menjadi lebih baik. Karena keputusan apapun yang akan diambilnya melibatkan seluruh pihak.

“Mudah-mudahan dengan semangat menjadi energi kami membangun UMT lebih maju. Karena kepemimpinan yang legitimate biasanya segala program yang akan ditawarkan bisa direspons. Sehingga membangun UMT tidak sendiri, tapi bersama-sama,” bebernya.

Saat ini, Amarullah tengah menunggu keputusan terbaik dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terkait jabatan Rektor itu.

Namun, ia berharap keputusan itu segera diterbitkan. Pasalnya, surat keputusan (SK) Rektor definitif UMT sangat penting bagi kepentingan kampus.

“Saya menunggu prosesnya. Saya berharap Pimpinan Pusat segera menerbitkan, karena SK ini sangat penting untuk kami melakukan atau melegalisasikan semua langkah yang diambil,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pembina Harian (BPH) UMT dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Banten telah mengusulkan Amarullah kepada PP Muhammadiyah melalui Dikti Litbang untuk menjadi Rektor definitif UMT.

Sumber : tangerangnews.com


Tantangan Engineer Menuju Society Industry 5.0

TANGERANG – Untuk Meningkatkan kualitas dosen Fakultas Teknik UMT melalui Seminar Nasional Fakultas Teknik UMT di Auditorium Horison Hotel Serpong Tangerang 22 Juni 2019.

Seminar dengan bertema “Tantangan Engineer Menuju Society Industry 5.0” dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Dana Santoso Saroso, Ph.D
(Rektor BRI Instotut) dan Prof. Dr. Sasongko Pramono, DEA (Guru Besar Teknik Elektro UGM).

Menurut Rektor UMT Definitif Dr. Amarullah, M.Pd “Belum saja kita menuntaskan Industry 4.0 kita dipaksa untuk menyelami lautan Industry 5.0, Memang kita harus dipaksa, karena cepat atau lambat dampak dari perkembangan teknology mempengaruhi pola kehidupan sosial (Society).

“Jika saja di era ini kita belum siap, kita akan tergilas,” Seperti Pepatah “Barang siapa yang tidak mampu mengikuti perkembangan zaman, maka mereka akan tergilas zaman,” ucapnya.

Betapa perkembangan teknology akan berdampak negatif bagi bertambahnya pengangguran yang bisa timbulkan kerawanan sosial.


UMT Usulkan Amarullah Jadi Rektor Definitif

Tags :

Category : Latest News

Pasca wafatnya Achmad Badawi sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), pihak kampus mengusulkan adanya sosok pengisi jabatan tersebut.

UMT sendiri mengusulkan Amarullah yang saat ini menjabat Wakil Rektor 1 untuk menjadi Rektor definitif kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Anggota Badan Pembina Harian (BPH) UMT, HM Naisan mengatakan, pihaknya telah menggelar musyawarah dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Banten terkait jabatan Rektor.

“Berdasarkan kaidah di pendidikan Muhammadiyah, kalau Rektor berhalangan tidak tetap itu Wakil Rektor Bidang Akademik yang menjalankan tugas harian,” ujarnya kepada TangerangNews di UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (20/6/2019).

Berdasarkan hasil musyawarah itu, antara BPH dan PWM Provinsi Banten bersepakat bahwa Amarullah sebagai Wakil Rektor 1 menjalankan tugas harian Rektor UMT.

Selain itu, berdasarkan hasil rapat pula disepakati bahwa Amarullah diusulkan kepada PP Muhammadiyah melalui Majelis Dikti Litbang untuk menjadi Rektor UMT definitif.

“Kalau Rektor berhalangan tetap, kami sepakat akan mengusulkan Pak Ahmad Amarullah untuk menjadi Rektor definitif pengganti Almarhum Achmad Badawi,” terangnya.

HM Naisan menambahkan bahwa saat ini pihak UMT sedang menunggu hasil Pleno PP Muhammadiyah terkait usulan jabatan Rektor tersebut.

Jika pun usulan itu diterima dan ditetapkan, Amarullah akan melanjutkan jabatan Rektor UMT periode 2018-2021.

“Di PP nanti ada pleno. Kami tinggal menunggu SK definitif,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Rektor UMT Achmad Badawi meninggal dunia pada Senin (3/6/2019) karena menderita sakit jantung.

Sumber : Tangerangnews.com


Selamat Jalan Sang Perintis

Tags :

TANGERANG – Jelang akhir Ramadhan, kabar duka menyelimuti civitas akademika Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Sang Rektor, Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M berpulang ke Rahmatullah, Senin (3/6) sekira pukul 23:30 WIB.

Tokoh Pendidikan Tangerang ini meninggal dunia karena sakit jantung, Sebelumnya, Almarhum sempat melakukan check up di RS Mayapada sekitar pukul 13:00 WIB, kemudian pukul 17:00 WIB dibawa kembali kerumahnya di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Karena tak kunjung membaik, selanjutnya Almarhum dibawa kembali ke RS Mayapada sekitar pukul 23:10 WIB. Namun saat dalam perjalanan dia meninggal dunia.

Meninggalnya Achmad Badawi menyisahkan duka bagi sebagian orang-orang terdekat nya, Termasuk Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, sosok Achmad Badawi sangat penting, Tidak hanya sebagai panutan tetapi juga dalam birokrasi Pemkab Tangerang.

Bagi Bupati Zaki, sosok Achmad Badawi merupakan senior dan juga mentor bagi dirinya, Bahkan sosoknya telah menjadi panutan, Terlebih pada jasa-jasa Achmad Badawi yang terhingga dalam pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Beliau sangat berjasa karna beliau bagian dari tim panitia seleksi yang sudah berjalan di Kabupaten Tangerang setiap ada seleksi kepala dinas”, kata Zaki saat ditemui gedung DPRD Kabupaten Tangerang Senin (10/6).

Menurut Zaki sosok almarhum merupakan yang sangat luar biasa yang dinilainya sebagai akademisi yang konsen terhadap pembangunan pendidikan di wilayah Tangerang maupun Provinsi Banten.

“Beliau juga pemerhati perkembangan di wilayah Tangerang Raya ini. Jadi saya sangat kehilangan sekali. Saya sudah kirim salam untuk keluarga, turut berduka cita dan tentu saja mendoakan agar almarhum Husnul Khotimah dan di tempatkan di tempat yang terbaik oleh Allah SWT,” Ujarnya.

Zaki mengaku sangat mengenang sosok Achmad Badawi, sebagai sosok yang humoris atau senang bercanda “Beliau juga sangat terbuka dan menjadi teman produksi yang produktif bagi saya,” pungkasnya.

Ketua PGRI Kota Tangerang Jamaludin mengaku sangat kehilangan. Menurut dia, Badawi merupakan yang luar biasa yang sangat konsen di dunia pendidikan, khususnya organisasi PGRI. “Pak Badawi sudah saya anggap bapak sendiri, Beliau adalah sosok yang pemberi inspirasi tokoh yang tak bisa tergantikan,” kata Jamaludin

Dikatakannya, kiprah Badawi di dunia pendidikan sudah sangat terbukti, dia melihat selama di pegang Badawi, UMT semakin pesat perkembangannya. “Dulu orang Tangerang kalau kuliah di Jakarta, Tapi sejak ada UMT, orang Tangerang sudah tidak bingung lagi memilih perguruan tinggi. Sudah banyak sarjana yang dilahirkan UMT, apalagi biayanya sangat murah,” ujarnya.

Jamal juga mengaku sangat mengenal baik sosok Badawi, “Beliau adalah guru saya di SMP dulu, Orangnya tegas, tapi karena ketegasannya itu mampu membentuk karakter siswanya menjadi lebih baik,” tukasnya.

H. Achmad Badawi dikenalnya sebagai tokoh pendidikan Tangerang. Segudang pengalamannya dalam mengembangkan pendidikan di Tangerang menjadi bukti pria yang dikenal low profile ini sangat konsisten dalam mebangun dunia pendidikan.

Karir Achmad Badawi di dunia pendidikan dimulai dari bawah, Mengajar di sejumlah sekolah dasar hingga menjadi Kepala Sekolah SMP pernah dilakoninya. Karir struktural juga pernah dijabat Achmad Badawi saat dipercaya menjadi Kepala Cabang Dinas P&K Kecamatan Pinang.

Achmad Badawi juga dikenal sebagai tokoh aktif di organisasi, Jabatan Ketua PGRI Kota Tangerang pernah diembannya. Bahkan di masa kepemimpinan Achmad Badawi Inilah perjuangan mensejahterakan guru terus digelorakan hingga sekarang banyak dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan pendidikan Kota Tangerang.

Selain di PGRI Achmad Badawi juga sangat mengakar organisasi Muhammadiyah, Di ormas yang didirikan KH Achmad Dahlan ini, Achmad Badawi pernah memimpin organisasi sayap Ikatan Pelajar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tangerang. Dan terakhir Badawi didaulat menjadi Ketua Majlis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang.

Saat Pensiun dari kedinasan Achmad Badawi meniti karir di dunia kampus. Bermula saat ikut serta mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Tangerang, Di kampus ini Badawi dipercaya menjadi Pembantu Ketua IV selama dua periode.

Dari kampus STIKes inilah karir Badawi semakin cemerlang, Itu semua karena buah pemikirannya yang berinovasi membuat lembaga pendidikan yang hanya menaungi satu program studi saja. Dari situ, berdirilah Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Berkat tangan dingin Achmad Badawi dan teman-teman serperjuangannya, kini UMT menjadi salah satu Universitas terbesar di Banten. Meski baru sepuluh tahun berdiri, namun UMT mampu menjadi kampus pilihan masyarakat, Sudah ribuan lulusan yang berhasil tercetak di kawasan Cikokol, Kota Tangerang ini.

Bahkan, di awal kepemimpinan nya sebagai Rektor UMT, Achmad Badawi punya misi membawa UMT menuju perguruan tinggi berkualitas dunia. Itu ditandai kerjasama dengan The University of Tasmania (UTAS) dan Box Hill Institute Australia, Selamat jalan sang perintis pendidikan Tangerang

Sumber : Satelit News


Latest Blog
Upcoming Events
img

Universitas Muhammadiyah Tangerang adalah sebuah perguruan tinggi swasta dengan AIPT B yang terdapat di Cikokol, Kota Tangerang, Banten