Selamat Jalan Sang Perintis

TANGERANG – Jelang akhir Ramadhan, kabar duka menyelimuti civitas akademika Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Sang Rektor, Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M berpulang ke Rahmatullah, Senin (3/6) sekira pukul 23:30 WIB.

Tokoh Pendidikan Tangerang ini meninggal dunia karena sakit jantung, Sebelumnya, Almarhum sempat melakukan check up di RS Mayapada sekitar pukul 13:00 WIB, kemudian pukul 17:00 WIB dibawa kembali kerumahnya di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Karena tak kunjung membaik, selanjutnya Almarhum dibawa kembali ke RS Mayapada sekitar pukul 23:10 WIB. Namun saat dalam perjalanan dia meninggal dunia.

Meninggalnya Achmad Badawi menyisahkan duka bagi sebagian orang-orang terdekat nya, Termasuk Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, sosok Achmad Badawi sangat penting, Tidak hanya sebagai panutan tetapi juga dalam birokrasi Pemkab Tangerang.

Bagi Bupati Zaki, sosok Achmad Badawi merupakan senior dan juga mentor bagi dirinya, Bahkan sosoknya telah menjadi panutan, Terlebih pada jasa-jasa Achmad Badawi yang terhingga dalam pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Beliau sangat berjasa karna beliau bagian dari tim panitia seleksi yang sudah berjalan di Kabupaten Tangerang setiap ada seleksi kepala dinas”, kata Zaki saat ditemui gedung DPRD Kabupaten Tangerang Senin (10/6).

Menurut Zaki sosok almarhum merupakan yang sangat luar biasa yang dinilainya sebagai akademisi yang konsen terhadap pembangunan pendidikan di wilayah Tangerang maupun Provinsi Banten.

“Beliau juga pemerhati perkembangan di wilayah Tangerang Raya ini. Jadi saya sangat kehilangan sekali. Saya sudah kirim salam untuk keluarga, turut berduka cita dan tentu saja mendoakan agar almarhum Husnul Khotimah dan di tempatkan di tempat yang terbaik oleh Allah SWT,” Ujarnya.

Zaki mengaku sangat mengenang sosok Achmad Badawi, sebagai sosok yang humoris atau senang bercanda “Beliau juga sangat terbuka dan menjadi teman produksi yang produktif bagi saya,” pungkasnya.

Ketua PGRI Kota Tangerang Jamaludin mengaku sangat kehilangan. Menurut dia, Badawi merupakan yang luar biasa yang sangat konsen di dunia pendidikan, khususnya organisasi PGRI. “Pak Badawi sudah saya anggap bapak sendiri, Beliau adalah sosok yang pemberi inspirasi tokoh yang tak bisa tergantikan,” kata Jamaludin

Dikatakannya, kiprah Badawi di dunia pendidikan sudah sangat terbukti, dia melihat selama di pegang Badawi, UMT semakin pesat perkembangannya. “Dulu orang Tangerang kalau kuliah di Jakarta, Tapi sejak ada UMT, orang Tangerang sudah tidak bingung lagi memilih perguruan tinggi. Sudah banyak sarjana yang dilahirkan UMT, apalagi biayanya sangat murah,” ujarnya.

Jamal juga mengaku sangat mengenal baik sosok Badawi, “Beliau adalah guru saya di SMP dulu, Orangnya tegas, tapi karena ketegasannya itu mampu membentuk karakter siswanya menjadi lebih baik,” tukasnya.

H. Achmad Badawi dikenalnya sebagai tokoh pendidikan Tangerang. Segudang pengalamannya dalam mengembangkan pendidikan di Tangerang menjadi bukti pria yang dikenal low profile ini sangat konsisten dalam mebangun dunia pendidikan.

Karir Achmad Badawi di dunia pendidikan dimulai dari bawah, Mengajar di sejumlah sekolah dasar hingga menjadi Kepala Sekolah SMP pernah dilakoninya. Karir struktural juga pernah dijabat Achmad Badawi saat dipercaya menjadi Kepala Cabang Dinas P&K Kecamatan Pinang.

Achmad Badawi juga dikenal sebagai tokoh aktif di organisasi, Jabatan Ketua PGRI Kota Tangerang pernah diembannya. Bahkan di masa kepemimpinan Achmad Badawi Inilah perjuangan mensejahterakan guru terus digelorakan hingga sekarang banyak dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan pendidikan Kota Tangerang.

Selain di PGRI Achmad Badawi juga sangat mengakar organisasi Muhammadiyah, Di ormas yang didirikan KH Achmad Dahlan ini, Achmad Badawi pernah memimpin organisasi sayap Ikatan Pelajar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tangerang. Dan terakhir Badawi didaulat menjadi Ketua Majlis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang.

Saat Pensiun dari kedinasan Achmad Badawi meniti karir di dunia kampus. Bermula saat ikut serta mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Tangerang, Di kampus ini Badawi dipercaya menjadi Pembantu Ketua IV selama dua periode.

Dari kampus STIKes inilah karir Badawi semakin cemerlang, Itu semua karena buah pemikirannya yang berinovasi membuat lembaga pendidikan yang hanya menaungi satu program studi saja. Dari situ, berdirilah Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Berkat tangan dingin Achmad Badawi dan teman-teman serperjuangannya, kini UMT menjadi salah satu Universitas terbesar di Banten. Meski baru sepuluh tahun berdiri, namun UMT mampu menjadi kampus pilihan masyarakat, Sudah ribuan lulusan yang berhasil tercetak di kawasan Cikokol, Kota Tangerang ini.

Bahkan, di awal kepemimpinan nya sebagai Rektor UMT, Achmad Badawi punya misi membawa UMT menuju perguruan tinggi berkualitas dunia. Itu ditandai kerjasama dengan The University of Tasmania (UTAS) dan Box Hill Institute Australia, Selamat jalan sang perintis pendidikan Tangerang

Sumber : Satelit News

Faisal Rezza
Faisal Rezza

Anak Ke-4 Rektor UMT 2009-2019 Alm. Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M