Dekan FKIP UMT: Smart Generation Harus Memiliki Orientasi Kekinian dan Masa Depan yang Baik

TANGERANG – Smart generation memiliki lima unsur ciri yakni, konsep ketuhanan yang utuh, pemahaman mendalam terhadap permasalahan yang dihadapi, pola fikir solutif bukan mencari siapa yang salah, orientasi kekinian dan masa depan yang baik, sikap moderat dan toleran.

“Smart generation itu bertuhan. Percaya dengan hal yang ghoib namun tidak takut terhadap yang disebut hantu. Kenapa? Karena ketika mereka bertuhan maka mereka tahu bahwa hanya kepadaNYA kita berlindung, tidak memlercayai klenik, ramalan dan tahayul dalam menjalani kehidupan,” papar Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang (FKIP UMT), Ernawan saat menjadi pembicara dalam seminar pendidikan yang bertemakan “Smart City Smart Generation” di Kota Tangerang, Sabtu 23 Maret 2019.

Seminar tersebut dalam rangkaian Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Musda Ikma PGSD) Indonesia — Daerah I Wilayah II tahun 2019 yang di gelar di UMT. Seminar ini dihadiri para mahasiswa yang tergabung dalam Ikma PGSD sewilayah Banten, DKI dan Jawa Barat. Hadir menjadi pembicara yakni Dekan FKIP UMT Ernawan, Plt Kepala Dinas Kominfo Indri Astuti, dan Ketua Ikma PGSD Indonesia Reza Aristiawan.

Ditambahkan Ernawan, smart generation juga harus memiliki orientasi kekinian dan masa depan yang baik, yakni mereka yang selalu memiliki inovasi, selalu ada untuk menjawab tantangan jaman.

“Hari-hari ini banyak diperbincangkan publik tentang revolusi 4.0. Padahal di Jepang revolusi ini sudah berubah menjadi 5.0. Maka itu pemikiran atau orientasi kekinian menjadi sangat penting untuk menjawab seluruh tantangan jaman dalam bentuk apapun,” ungkap Dekan FKIP UMT, Ernawan.

Plt Kadis Kominfo Kota Tangerang, Indri Astuti menjelaskan program smart city di Kota Tangerang telah dikembangkan sejak 2016 melalui Tangerang Live. Di program Tangerang Live tersedia 150 aplikasi untuk memudahkan warga Kota Tangerang memperoleh informasi dan mempermudah pelayanan yang transparan.

Tangerang Live memanfaatkan teknologi informasi untuk memudahkan kita memperoleh informasi dan mempermudah pelayanan yang transparan. Aplikasi itu harus bisa digunakan dan menjadi kebutuhan masyarakat.

“Smart city Pemerintah Kota Tangerang memanfaatkan teknologi informasi yang diinisiasi oleh Walikota Tangerang Bapak Arief R Wismansyah melalui program Tangerang Live. Smart city bukan cuma memanfaatkan TI tetapi juga melakukan percepatan penanganan masalah kota. Ke depan Kota Tangerang dikembangkan sebagai kota 1000 industri dan jasa. untuk menuju itu kini terus diperbaiki sistem pelayanan yang berbasis online,” ungkap Indri Astuti.

Sementara itu Kepala Program Studi (Kaprodi) Kaprodi PGSD UMT, Ina Magdalena menegaskan pihaknya telah menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Ditambahkannya pula, saat ini Hima PGSD FKIP UMT telah memiliki pers kampus sebagai wadah aspirasi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan ide.

Sumber : Bantenkini.com

Faisal Rezza
Faisal Rezza

Anak Ke-4 Rektor UMT 2009-2019 Alm. Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M