UMT Usulkan Amarullah Jadi Rektor Definitif

Tags :

Category : Latest News

Pasca wafatnya Achmad Badawi sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), pihak kampus mengusulkan adanya sosok pengisi jabatan tersebut.

UMT sendiri mengusulkan Amarullah yang saat ini menjabat Wakil Rektor 1 untuk menjadi Rektor definitif kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Anggota Badan Pembina Harian (BPH) UMT, HM Naisan mengatakan, pihaknya telah menggelar musyawarah dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Banten terkait jabatan Rektor.

“Berdasarkan kaidah di pendidikan Muhammadiyah, kalau Rektor berhalangan tidak tetap itu Wakil Rektor Bidang Akademik yang menjalankan tugas harian,” ujarnya kepada TangerangNews di UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (20/6/2019).

Berdasarkan hasil musyawarah itu, antara BPH dan PWM Provinsi Banten bersepakat bahwa Amarullah sebagai Wakil Rektor 1 menjalankan tugas harian Rektor UMT.

Selain itu, berdasarkan hasil rapat pula disepakati bahwa Amarullah diusulkan kepada PP Muhammadiyah melalui Majelis Dikti Litbang untuk menjadi Rektor UMT definitif.

“Kalau Rektor berhalangan tetap, kami sepakat akan mengusulkan Pak Ahmad Amarullah untuk menjadi Rektor definitif pengganti Almarhum Achmad Badawi,” terangnya.

HM Naisan menambahkan bahwa saat ini pihak UMT sedang menunggu hasil Pleno PP Muhammadiyah terkait usulan jabatan Rektor tersebut.

Jika pun usulan itu diterima dan ditetapkan, Amarullah akan melanjutkan jabatan Rektor UMT periode 2018-2021.

“Di PP nanti ada pleno. Kami tinggal menunggu SK definitif,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Rektor UMT Achmad Badawi meninggal dunia pada Senin (3/6/2019) karena menderita sakit jantung.

Sumber : Tangerangnews.com


UMT Gelar Pelatihan Audit Mutu Mencetak Auditor Handal

Kota Tangerang – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bersama PP Muhammadiyah menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA), Minggu (7/4/2019).

“Diharapkan lahir auditor-auditor handal yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mengaudit sedikitnya 170 PTMA se-Indonesia,” kata Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr. Edy Suandi Hamid.

Menurut Edy, audit mutu internal merupakan keniscayaan bagi PTMA. Dia berharap, setelah diberikan pelatihan, peserta memahami manajemen audit dan metode audit.

“Karena audit internal merupakan acuan dari sistem manajemen PTMA,” ujar Edy.

Rektor UMT Achmad Badawi menambahkan, pelatihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan mutu UMT.

“Kita bersyukur kegiatan ini diadakan disini sehingga diharapkan dapat bermanfaat meningkatkan mutu UMT,” katanya.


Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 6 Mei 2019, Idul Fitri 5 Juni

JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada 6 Mei 2019. Ketetapan itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Muhammadiyah juga menentukan 1 Syawal 1440 H bertepatan dengan tanggal 5 Juni 2019. Sedangkan 1 Zulhijah 1440 H akan jatuh pada 2 Agustus 2019. 

“Demikian maklumat ini disampaikan untuk dilaksanakan dan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita,” demikian penggalan Maklumat Muhammadiyah, Senin (25/3/2019).

Maklumat PP Muhammadiyah itu bernomor 01/MLM/1.0/E/2019 tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1440 H. Maklumat ditandatangani oleh Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Agung Danarto.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) belum menentukan awal bulan Ramadan. Kemenag biasanya akan melakukan pemantauan terlebih dahulu kemudian hasilnya akan dibahas di dalam sidang isbat.

Sumber : Detik.com


Mahasiwa UMT Ajak Masyarakat Perangi Hoax dan Taat Hukum

TANGERANG – Kaum milenial mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dikukuhkan menjadi anggota Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) wilayah Sektor Tangerang, Minggu pagi 24 Maret 2019 di Tugu Adipura, Jalan Veteran Kota Tangerang berbarengan acara Car Free Day.

Dalam pengukuhan tersebut juga sekaligus dideklarasikan Pokdar Milenial dan Masyarakat Cerdas Anti Hoax. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa (Hima) UMT, Zaenab Fuji Rahayu menyatakan sikap sebagai Pokdar Kamtibmas Milenial, pihaknya menentang segala bentuk hoax dan kebohongan yang dapat merusak kedamaian dan kerukunan serta tatanan sosial Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami Pokdar Kamtibmas Milenial menolak hoax dari segala bentuk kebohongan media sosial yang merusak nilai-nilai Akhlaqul Karimah. Kami mendukung apa oun media sosial yang positif dan bermanfaat,” tegas Ketua Umum Hima UMT, Zaenab Fuji Rahayu.

Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang (Prodi PGSD FKIP UMT), Ida Magdalena menjelaskan pihaknya ingin mengajak semua mahasiswa UMT kaum milenial untuk memerangi hoax.

“Mari kita menyebarkan kebaikan. Mahasiswa merupakan elemen masyarakat yang taat hukum,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pokdar Kamtibmas Sektor Tangerang, Sukarman mengungkapkan Kelompok Sadar Kamtibmas merupakan tugas mulia tanpa pamrih. dikatakannya, Pokdar Kamtibmas harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

Dijelaskan Sukarman, mahasiswa UMT bergabung menjadi anggota Pokdar Kamtibmas wilayah Sektor Tangerang merupakan peran kaum milenial dalam mengajak masyarakat untuk taat aturan dan hukum.


Teguh Faisal Sholahudin Terpilih Jadi Ketua Korda Ikma PGSD

TANGERANG – Di hari terakhir Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Musda Ikma PGSD) melakukan agenda pemilihan Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II yang diadakan di aula hotel Permata Mulia, Kota Tangerang, Minggu 24 Maret 2019.

Dalam acara ini terdapat lima orang yang mencalonkan sebagai Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II. Mereka perwakilan dari universitas yang menjadi anggota Ikma PGSD Daerah I Wilayah II.

Sri Sundari F Ningsih (UMT), Ar-Rasyid Wahyu N (Uhamka), Erik Septian (STKIP Rangkasbitung), Tomi Zakaria (UBP Karawang), Teguh Faisal Sholahudin (UPI Kampus Tasikmalaya). Sedangkan perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Tangerang merupakan satu-satunya perempuan di antara empat calon lainnya.

Untuk bisa menjadi Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II, kelima calon harus memenuhi beberapa kriteria yang sudah ada.

Dalam pemilihan ini masing-masing dari calon menyampaikan visi dan misi. Dilanjut dengan menjawab beberapa pertanyaan dari peserta yang menjadi pemilih mereka.

“Kita bersaudara walapun tak sedarah” ujar Tomi Zakaria calon koordinator perwakilan dari Universitas Buana Perjuangan, Karawang.

Dari kelima calon ini disaring menjadi dua calon yang terpilih ke tahap selanjutnya. Dua orang tersebut adalah Erik Septian dan Teguh Faisal Sholahudin.

Setelah diadakan voting yang terpilih menjadi Ketua Koordinator Daerah I Wilayah II adalah Teguh Faisal Sholahudin, perwakilan dari UPI Kampus Tasikmalaya.

Sumber : Tangerangsatu.co.id


Dekan FKIP UMT: Smart Generation Harus Memiliki Orientasi Kekinian dan Masa Depan yang Baik

TANGERANG – Smart generation memiliki lima unsur ciri yakni, konsep ketuhanan yang utuh, pemahaman mendalam terhadap permasalahan yang dihadapi, pola fikir solutif bukan mencari siapa yang salah, orientasi kekinian dan masa depan yang baik, sikap moderat dan toleran.

“Smart generation itu bertuhan. Percaya dengan hal yang ghoib namun tidak takut terhadap yang disebut hantu. Kenapa? Karena ketika mereka bertuhan maka mereka tahu bahwa hanya kepadaNYA kita berlindung, tidak memlercayai klenik, ramalan dan tahayul dalam menjalani kehidupan,” papar Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang (FKIP UMT), Ernawan saat menjadi pembicara dalam seminar pendidikan yang bertemakan “Smart City Smart Generation” di Kota Tangerang, Sabtu 23 Maret 2019.

Seminar tersebut dalam rangkaian Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Musda Ikma PGSD) Indonesia — Daerah I Wilayah II tahun 2019 yang di gelar di UMT. Seminar ini dihadiri para mahasiswa yang tergabung dalam Ikma PGSD sewilayah Banten, DKI dan Jawa Barat. Hadir menjadi pembicara yakni Dekan FKIP UMT Ernawan, Plt Kepala Dinas Kominfo Indri Astuti, dan Ketua Ikma PGSD Indonesia Reza Aristiawan.

Ditambahkan Ernawan, smart generation juga harus memiliki orientasi kekinian dan masa depan yang baik, yakni mereka yang selalu memiliki inovasi, selalu ada untuk menjawab tantangan jaman.

“Hari-hari ini banyak diperbincangkan publik tentang revolusi 4.0. Padahal di Jepang revolusi ini sudah berubah menjadi 5.0. Maka itu pemikiran atau orientasi kekinian menjadi sangat penting untuk menjawab seluruh tantangan jaman dalam bentuk apapun,” ungkap Dekan FKIP UMT, Ernawan.

Plt Kadis Kominfo Kota Tangerang, Indri Astuti menjelaskan program smart city di Kota Tangerang telah dikembangkan sejak 2016 melalui Tangerang Live. Di program Tangerang Live tersedia 150 aplikasi untuk memudahkan warga Kota Tangerang memperoleh informasi dan mempermudah pelayanan yang transparan.

Tangerang Live memanfaatkan teknologi informasi untuk memudahkan kita memperoleh informasi dan mempermudah pelayanan yang transparan. Aplikasi itu harus bisa digunakan dan menjadi kebutuhan masyarakat.

“Smart city Pemerintah Kota Tangerang memanfaatkan teknologi informasi yang diinisiasi oleh Walikota Tangerang Bapak Arief R Wismansyah melalui program Tangerang Live. Smart city bukan cuma memanfaatkan TI tetapi juga melakukan percepatan penanganan masalah kota. Ke depan Kota Tangerang dikembangkan sebagai kota 1000 industri dan jasa. untuk menuju itu kini terus diperbaiki sistem pelayanan yang berbasis online,” ungkap Indri Astuti.

Sementara itu Kepala Program Studi (Kaprodi) Kaprodi PGSD UMT, Ina Magdalena menegaskan pihaknya telah menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Ditambahkannya pula, saat ini Hima PGSD FKIP UMT telah memiliki pers kampus sebagai wadah aspirasi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan ide.

Sumber : Bantenkini.com


Musda Ikma PGSD Indonesia Digelar di UMT

TANGERANG – Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Tangerang (Warek III UMT) Dr H Desri Arwen MPd membuka Musyawarah Daerah Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Musda Ikma PGSD) Indonesia — Daerah I Wilayah II — di kampus UMT Jl Perintis Kemerdekaan – Cikokol, Kota Tangerang, Jumat siang 22 Maret 2019.

Dalam amanatnya, Warek III UMT Desri Arwen mengungkapkan Musda ini bagian dari menjalin dan mempererat silaturahmi. Di sini, sambung Warek III, di acara Musda ini kumpul mahasiswa PGSD dari Banten, DKI dan Jawa Barat.

Sementara itu Ketua Pelaksana Musda, Shintya mengatakan, Musda yang mengusung tema Satu dalam Kreativitas ini berlangsung selama tiga hari (22 -24 Maret 2019) dan diikuti 15 perguruan tinggi dari Banten, DKI Jakarta serta Jawa Barat.

“Selama pelaksanaan Musda, para peserta mengikuti berbagai kegiatan, di antaranya pemilihan ketua, seminar serta city tour serta pelantikan pengurus periode 2019 – 2020,” jelas Ketua Pelaksana Musda, Shintya saat jumpa pers usai acara pembukaan Musda di kampus UMT.

Ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) PGSD FKIP UMT, Zaenab Fuji Rahayu menambahkan, suatu kebanggaan bagi UMT menjadi tuan rumah pelaksanaan Musda ini. UMT menjadi tuan rumah Musda berdasatkan hasil Musda di Uhamka Jakarta tahun 2018 lalu.

“Sebetulnya UMT diminta menjadi tuan rumah Musda pada tahun lalu. Ketika itu karena UMT baru bergabung dengan IKMA PGSD, kami belum siap, maka gantinya adalah Uhamka. Ketika Musda di Uhamka, kembali UMT diminta menjadi penyelenggara Musda. Maka hari ini diselenggarakan di UMT,” ungkap Zaenab Fuji Rahayu.

Ditambahkannya, dalam musyawarah ini membahas peraturan yang ada di pusat dan dianggap janggal. Melalui musywarah ini diharapkan aspirasi guru di daerah bisa disampaikan kepada pemerintah.

“Inti acara ini memilih pengurus baru periode 2019 – 2020,” ungkapnya.

Sumber : Tangerangsatu.co.id


Muhammadiyah Tangerang Kutuk Penembakan di Masjid Selandia Baru

TANGERANG – Civitas akademik Universitas Muhammadiyah Tangerang mengutuk keras aksi penembakan jemaah di Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Badawi mengatakan, perbuatan penembakan itu sungguh keji dan melanggar hak asasi manusia (HAM).

“Perbuatannya itu kita kutuk karena melanggar HAM. Di Australia memang banyak ateis. Pelaku juga kristen agamanya, tetapi ke gereja juga enggak,” jelasnya di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Sabtu (16/3/2019).

Menurutnya, aksi penembakan itu dilakukan oleh orang yang tidak percaya akan adanya Tuhan sehingga tidak segan-segan melakukan aksi kekerasan kepada agama apapun.

“Kalau ateis mendunia ini yang berbahaya, agama apapun nanti disikat bersih kalau sama ateis, karena dia anti tuhan,” ucapnya.

Ia juga mendoakan agar pelaku keji tersebut sadar dan memeluk agama Islam. Selain itu, ia juga ingin umat Islam harus bersatu.

“Jadi umat Islam Indonesia harus bersatu, berdoa. Pertama kita mendoakan agar yang menembaki itu sadar bahwa itu perbuatan yang salah,” tukasnya.

Seperti diketahui, terjadi penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 40 orang tewas akibat penembakan tersebut.


Syarat Lulus, Ribuan Mahasiswa UMT Ikuti Ittiba di Masjid Al-Azhom

TANGERANG – Ribuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengikuti kegiatan Ittiba di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Sabtu (16/3/2019).

Kegiatan keagamaan bertajuk Internalisasi Tauhid Islam Berkemajuan dan Penguatan Wawasan Kebangsaan ini wajib diikuti mahasiswa semester akhir.

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Ahmad Badawi mengatakan, kegiatan itu diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir sebelum mereka mengikuti sidang skripsi.

“Jadi mereka yang mau skripsi ini harus punya SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijasah), salah satunya dari Ittiba,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Ittiba ini sebagai pengganti Daarul Arqam. Dijelaskannya, Daarul Arqam adalah ujian untuk mahasiswa program strata tiga (S3), sehingga tak sesuai dengan mahasiswa program strata satu (S1), maka dipilihlah Ittiba.

“Jadi mulai tahun ini diganti karena Daarul Arqam ukurannya S3, jangan sampai nanti mutu dari Daarul Arqam tidak sesuai. Maka diganti dengan Internaliasis Tauhid Islam Berkemajuan. Mudah-mudahan ini bagian integral dari proses untuk mendapatkan sidang skripsi,” jelasnya.

Salah satu pemateri dalam kegiatan yang diikuti 3.500 mahasiswa itu Plt Ketua Umum MUI Yunahar Ilyas. Ia mengapresiasi kegiatan pembekalan untuk calon sarjana tersebut, terutama dalam pemahaman tauhid keimanan.

“Supaya nanti setelah mereka terjun ke masyarakat ada yang mengontrol bahwa yang paling baik itu iman,” ucapnya.

Menurutnya, para akademisi atau mahasiswa yang sudah menyelesaikan perkuliahannya harus bisa mengontrol sistem dan batinnya untuk menjadi lebih baik.

“Kita ingin mahasiswa nanti kalau sudah tamat ada kontrol dari dalam, disitu iman, sifat religius. Kalau pun selama kuliah sudah dibekali Al-Islam Kemuhammadiyahan tetapi ini sebagai penutupnya,” tukasnya.


Prodi Teknik Informatika UMT Gelar Seminar Nasional

TANGERANG – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika UMT diharapkan dapat meningkatkan kualitas, baik yang berkaitan dengan karya ilmiah maupun tugas akhir.

Demikian benang merah Seminar Nasional Teknologi Informasi (Sentif) yang digagas Prodi Teknik Informatika UMT, di Ballroom Mahoni, Great Western Resort Hotel, Tangerang, Sabtu (2/3/2019).

Seminar itu mengangkat tema penting bagi mahasiawa, yakni tentang “Metode Penelitian dan Analisa Perancangan Sistem dengan UML”.

Terkait dengan seminar tersebut, Ketua Prodi Teknik Informatika Sepry Maulana Husain, mengatakan metode penelitian itu ada karena sebetulnya ada masalah yg timbul. Dengan begitu, butuh cara bagaimana meneliti dengan baik dan benar.

“Bagi mahasiswa semester akhir dalam menyelesaikan tugas akhir metode penelitian sangatlah penting. Dibidang Teknik Informatika, salah satu metode yg digunakan adalah UML, yaitu metode berbasis obyek yg harus dipahami seorang analis, programer dan profesional di bidang Teknik Informatika,” katanya.

Tidak jauh beda dikatakan Ketua Panitia Seminar, Rahmat Destriana. Dia menjelaslan seminar nasional ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah maupun tugas akhir mahasiswa bidang Teknik Informatika.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Pemateri pertama, Solikin, S.Si., MT. (Direktur Eksekutif Aptikom), menjelaskan tentang jenis tugas akhir, perbedaan tugas akhir, penelitian, cara meneliti, langkah metode ilmiah, susunan laporan dan area penelitian Teknologi Informasi.

Pada bagian lain, pemateri kedua, Dr. Windu Gata, M.Kom. (Praktisi & Akademusi), menjelaskan mengenai standarisasi untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak dengan Unified Modeling Language (UML).

Dia juga membahas ISO 9126, pengujian dan manajemen proyek perangkat lunak serta hubungan UML dengan Smart City.

Seminar ini dihadiri Wakil Dekan 1, Rohmat Taufik, M.Kom & Wakil Dekan 2, Samsul Bahri, M.Pd dan sedikitnya 600 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, akademisi & praktisi dari penjuru tanah air.

Sumber : bantensatu.com


Perdana KKN, Mahasiswa UMT Tanam Pohon di Pinang

TANGERANG – Hari perdana melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) langsung melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Senin (28/1/2019).

Selain menanam pohon sebagai bentuk kampanye lingkungan bersih, sebanyak 30 peserta KKN tersebut akan blusukan ke lima lingkungan rukun warga (RW) di kelurahan setempat untuk mengentaskan permasalahan sosial.

“Kami sambut baik teman-teman KKN ini yang nanti bisa menggali potensi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Cipete juga sambil mempraktekkan hasil kuliahnya di lapangan,” kata Solihin, Lurah Cipete kepada TangerangNews.

Solihin menjelaskan, para peserta KKN akan difokuskan untuk membantu perencanaan pembangunan wilayah serta pemberdayaan warga setempat di lima lingkungan RW.

Sebab dari 14 RW yang ada di kelurahan tersebut, 9 di antaranya dikelola oleh pengembang atau perumahan Banjar Wijaya.

Terlebih siang ini, kata Solihin, para peserta KKN akan dilibatkan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk langsung mengambil peran dalam pembangunan.

“Untuk sasaran kita adalah di kampung yang 5 RW karena 9 RW masih dikelola pengembang mulai dari kebersihan dan jalannya. Jadi nanti teman-teman KKN kita bantu, kita ajak ke Musrenbang,” ucapnya.

Solihin menambahkan bahwa keberadaan para peserta KKN selama sebulan penuh ini pula akan membantu program yang digencarkan Pemerintah Kota Tangerang yaitu Kampung Kita.

“Mudah-mudahan kehadiran mereka berpengaruh besar di sini menuju masyarakat yang lebih baik dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Terpadu UMT Kelurahan Cipete Mirza Shahreza bertutur, pemberian 30 tanaman pohon berbagai jenis dalam rangka sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk mengkampanyekan gerakan lingkungan bersih.

“Tanaman sebagai bentuk sodakoh oksigen kepada bumi, juga kampanyekan masalah lingkungan bersih mengenai penanggulangan sampah dan nanti juga mengedukasi masyarakat dari anak kecil sampai yang dewasa secara implementasi,” kata dia.

Mirza mengungkapkan, para peserta KKN dari berbagai fakultas yang telah mengenyam pendidikan dalam bangku perkuliahan selama tiga tahun ini akan berkolaborasi dengan pihak RW, RT hingga Karang Taruna untuk membantu memberikan solusi dalam mengentaskan masalah yang bergejolak di masyarakat.

“Mereka sebelumnya sudah mulai mengidentifikasi masalah. Jadi masalah apa yang kira-kira ada di masyarakat, terus juga potensi yang dimiliki masyarakat apa secara efisien efektif harus bisa dikerjakan langsung,” jelasnya.

Dalam kegiatan penerapan Catur Dharma Perguruan Tinggi, kata Mirza, tak hanya bermanfaat bagi masyarakat. Namun, praktek program KKN ini pun bermanfaat bagi para mahasiswa sebelum menyelesaikan perkuliahannya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada para peserta KKN untuk betul-betul serius dalam mengimplementasikan kegiatan blusukan ke lima lingkungan RW untuk mengentaskan permasalahan sosial.

“Sehingga ada nilai ibadahnya kalau dilakukan dengan ikhlas insyaallah bermanfaat bagi semua pihak,” paparnya.

Sumber : Tangerangnews.com


Persiapkan Pers Kampus, FKIP UMT Adakan Pembekalan Jurnalistik

TANGERANG – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang (Hima PGSD FKIP UMT) membekali 10 mahasiswa pengetahuan jurnalistik di kampus tersebut kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Rabu 20 Februari 2019.

Mereka yang mengikuti pembekalan pengetahuan jurnalistik ini dipersiapkan sebagai insan pers kampus perguruan tinggi tersebut.

Pembina Hima PGSD FKIP UMT, Arry Patriasurya A M.Kom menjelaskan para mahasiswa yang mengikuti pembekalan pengetahuan jurnalistik ini hasil seleksi yang telah dilakukannya.

“Awalnya mereka yang mendaftar untuk menjadi pers kampus Hima PGSD FKIP UMT ini sebanyak 40 orang. Setelah dilakukan seleksi maka tersaring sebanyak 10 orang,” ungkap Arry sejenak menjelang pembekalan jurnalistik digelar.

Ditambahkan Arry Patriasurya, pengembangan pers kampus ini merupakan bagian wadah bagi para mahasiswa untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai dunia pendidikan.

Seiring dengan makin pesatnya perkembangan teknologi informasi, sambung Arry Patriasurya, Hima PGSD FKIP UMT juga akan meluncurkan media online kampus

“Maka itu mereka yang sekarang mengikuti pembekalan ini dipersiapkan untuk menjadi tim redaksi media kampus ini,” jelas Arry Patriasurya.

Pembekalan pengetahuan jurnalistik bagi calon tim redaksi pers kampus Hima PGSD UMT ini menghadirkan narasumber praktisi jurnalistik dari media online TangerangSatu.co.id, Ateng Sanusih dan Yahya Suhada.

10 mahasiswa yang mengikuti pembekalan jurnalistik untuk menjadi awak media pers kampus FKIP UMT ini yakni Meutia, Noni Febriyanti, Revita Septiani, Amelia Ismawanti, Nur Suci Ramadhanty, Sekar Ayu, Sri Sundari, Nurul Choiriyah, Siti Toharotun dan Reni Putri Rahayu.

Sumber : tangerangsatu.co.id


Mahasiswa KKN UMT Beri Layanan Kesehatan Warga Cipete

TANGERANG – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan program pemeriksaan kesehatan kepada puluhan warga di RW 4 dan 5 Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Selasa (19/2/2019).

Warga pun tampak antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan oleh para mahasiswa. Tercatat sebanyak 60 warga yang notabene merupakan lanjut usia (lansia) mendaftar untuk dicek kesehatan gula darah dan gejala mata katarak.

Dewan Pembina Lapangan KKN Terpadu UMT Kelurahan Cipete Mirza Shahreza mengatakan, cek kesehatan gratis itu bekerjasama dengan RS Annisa. Kegiatan ini diawali dengan penyuluhan.

Menurutnya, penyuluhan dilakukan demi mengetahui masalah kesehatan yang dialami warga, sehingga apabila terindikasi bisa dicegah atau pun dirujuk ke rumah sakit.

“Dalam hal ini akan bermanfaat demi mencegah terjadinya komplikasi penyakit agar memperpanjang usia produktif dan meningkatkan kualitas hidup,” katanya kepada TangerangNews.

Ketua Pelaksana Program Kesehatan KKN Deny Aditia Wardana menjelaskan, hasil dari pemeriksaan kesehatan ini sangat beragam. Untuk pengecekan gula darah warga yang diperiksa, rata-rata hasilnya normal.

Selain itu, dari pemeriksaan tensi darah juga hasilnya rata-rata normal. Kendati begitu, terdapat lima warga yang mengalami gejala katarak.

“Alhamdulilah kesehatan warga rata-rata normal. Tapi karena lansia, ada juga yang bergejala penyakit katarak,” ucapnya.

Deni menuturkan, selain penyuluhan kesehatan, para mahasiswa juga melakukan pembinaan kepada warga terkait program BPJS.

Ia melanjutkan, kegiatan ini bermaksud agar warga dapat mempedulikan kondisi kesehatannya sekaligus sumbangsih mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Kami sebagai mahasiswa ingin warga peduli dengan kesehatan,” tukasnya.

Sumber : Tangerangnews.com


Mahasiswa KKN UMT Periksa Kesehatan Warga Sepatan

TANGERANG – Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, disisi dengan pemeriksaan kesehatan, Kamis, (7/02/19)

Warga sekitar sangat berantusias datang ke lokasi memeriksakan kondisi tekanan dan gula darahnya.

Menurut Mayong, Koordinator KKN UMT, kegiatan ini digagas dengan tujuan untuk mengecek gula darah masyarakat Desa Mekar Jaya, khususnya lansia.

“Kegiatan ini untuk mengingatkan warga tentang pentingnya kesehatan, karena diusia lanjut gula darah rentan diderita,” ungkapnya.

Dewan Pembina Lapangan (DPL) KKN Korry El Yana menyebutkan, total ada sekitar 25 mahasiswa yang KKN di desa tersebut. Sedangkan yang melakukan pemeriksaan gula darah berjumlah 2 orang dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).

“Selain untuk mengetahui gula darah, kegiatan ini juga untuk mengetahui pengaruh perubahan pola makan dan olahraga terhadap kadar gula darah. Guna mengetahui faktor lain yang kemungkinan dapat meningkatkan kadar gula darah,” imbuhnya.

Selanjutnya, jika warga terindikasi memiliki tekanan atau kadar gula darah yang tinggi, mahasiswa KKN akan memberikan konsultasi kepada yang bersangkutan.

“Supaya mereka bisa menjaga pola makan atau berobat segera mungkin,” kata Korry.


3.450 Mahasiswa KKN UMT Terjun Atasi Permasalahan di Tangerang

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melepas 3.450 mahasiswanya untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Pelepasan ribuan mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut berlangsung di GOR Tangerang, Dimyati, Kota Tangerang, Sabtu (26/1/2019).

Rektor UMT Achmad Badawi mengatakan, para mahasiswa akan menyebar di 9 kecamatan dan 45 kelurahan di Kota Tangerang serta di 17 kecamatan dan 79 desa di Kabupaten Tangerang.

“Mereka yang didampingi dosen pembimbing lapangan akan mengabdi selama sebulan penuh untuk membantu mengatasi permasalahan di tengah-tengah masyarakat,” kata Badawi.

Menurutnya, KKN merupakan bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi yang menempatkan mahasiswa di luar kampus demi membentuk pendewasaan, pola pikir dan keterampilan.

“”Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang yang telah berkenan untuk digunakan sebagai lokasi KKN terpadu untuk tahun 2019,” imbuhnya.”

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang juga turut hadir dalam pelepasan tersebut menyambut baik program KKN ini.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat akan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang demi mengentaskan masalah yang bergejolak.

“”Alhamdulilah, semoga mahasiswa bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan pembangunan pemerintah kota,” tuturnya.”

Sumber : Tangerangnews.com


Peringati 106 Tahun Muhammadiyah, UMT Gelar Jalan Santai

TANGERANG – Sebanyak 17 ribuan warga Muhammadiyah Kota Tangerang mengikuti peringatan hari jadi ke-10 Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dan perayaan 106 tahun organisasi keagaamaan tertua di Indonesia ini berdiri. (13/1)

Acara yang bertemakan Ta’ awun Untuk Negeri ini disemarakan dengan jalan santai dari Jalan Satria Sudirman, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang menuju alun-alun Kota Tangerang atau Lapangan Ahmad Yani.

Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Ahmad Amarullah mengatakan, pelepasan sebanyak 17 ribu peserta dibagi menjadi dua titik lokasi yaitu Taman Gajah dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Di lokasi pertama sebanyak 12 ribu peserta dilepas di Taman Gajah, sedangkan 5 ribuan peserta dilepas langsung oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

Amarullah juga mengingatkan agar peserta selama mengikuti acara menjaga kebersihan dan ketertiban.

“Tolong relakan kantongnya dijadikan tempat sampah untuk menjaga kebersihan. Karena Kota Tangerang sudah berkali- kali mendapatkan penghargaan adipura,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah yang hadir dengan menggunakan pakaian kaos putih bercelana jeans biru mengatakan, dengangan bertambahnya usia UMT dan Muhammadiyah dapat meningkatkan kontribusi bagi Indonesia khususnya Kota Tangerang.

“Di usianya yang ke-106 tahun begitu banyak kiprah Muhammadiyah untuk Indoneaia. Dan di 10 tahun usia UMT diharapkan dapat senantiasa bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan Kota Tangerang,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk memeriahkan acara walikota menambahkan hadiah utama berupa umroh bagi peserta yang beruntung.

“Saya tambahin hadiah umrohnya,” pungkasnya.

Diketahui, selain jalan santai juga dilakukan pawai dari sekolah dan ormas Muhammadiyah se-Tangerang.

Kemudian diberikan hadiah menarik bagi peserta jalan santai. Antara lain sepeda motor, lemari es, mesin cuci hingga televisi LED. Siang harinys diisi tausyiah Ustad Bahtiar Nasir dan diakhiri hiburan musik band Wali.


UMT Siap jadi Perguruan Tinggi Kelas Dunia

TANGERANG – UNIVERSITAS Muhammadiyah Tangerang (UMT) terus melakukan gebrakan menuju perguruan tinggi berkualitas dunia. Terbaru, UMT memperkuat kerjasama dengan The University of Tasmania (UTAS) dan Box Hill Institute Australia. Menurut Direktur Lembaga Penjaminan Mutu UMT Prof. Dr. H. Aris Gumilar, MM. Kerjasama ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian maupun penerapannya di berbagai bidang keilmuan.

Kerjasama antar dua lembaga ini diteken saat pimpinan UMT berkunjung ke UTAS Australia pada Selasa (12/11) dan Boxill Institut 15/11 lalu. melalui kantor perwakilannya di Jakarta, Chief of Chancellor (Rektor) UTAS, Prof. Paul Rigby dan Vice Presiden-International and Enterprises Prof. Noel Lyons dari Box Hill Institut mengundang Pimpinan UMT untuk membicarakan rincian kerjasama yang selanjutnya akan dituangkan dalam dokumen Nota Kesepahaman (Memory of Undertanding/MoU) di level masing-masing universitas.

Delegasi UMT yang berkunjung ke UTAS dan Box Hill Institute Australia, antara lain Rektor H. Achmad Badawi, S. Pd., SE., MM, Wakil Rektor bidang Akademik, Ahmad Amarullah, M. Pd, Wakil Rektor bidang Kepegawaian dan Keuangan, Ds. H. M. Bay Masruri, MM, Wakil Rektor bidang Alumni, Kemahasiswaan dan Kerjasama antar Lembaga, Drs. H. Desri Arwen, M. Pd, Dekan FKIP UMT, Enawar, S. Pd, MM, Direktur Lembaga Penjaminan Mutu UMT, Prof. Dr. H. Aris Gumilar, MM., Rita Sekarsari, S.Kp, MHSM, mewakili FIKES, Drs. Nazarudin Hadiwijaya, MM.Mewakili Biro Administrasi Umum.

Pada kunjungan itu, disepakati penandatanganan MoU antara H. Achmad Badawi, S. Pd., SE., MM mewakili UMT Indonesia dan Prof. Paul Rigby mewakili jajaran Pimpinan UTAS serta Prof. Noel Lyons sebagai Vice Presiden-International and Enterprises mewakili Box Hill InstituteAustralia, juga disaksikan Konsulat Jenderal Indonesia di Sidney, Mr Gary RM Jusuf dan Perwakilan Atase Pendidikan Republik Indonesia untuk Australia.

Beberapa point global yang disepakati dalam kerjasama meliputi pengembangan tenaga profesional, kegiatan penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen dan memberikan akses bagi mahasiswa UMT yang berminat melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi di Australia.

Rektor UTAS, Prof. Paul Rigby maupun Prof. Noel Lyons Vice Presiden-International and Enterprises Box Hill Institute dalam kesempatan itu mengatakan, kerjasama di level Fakultas perlu diperluas di tingkat universitas agar peluang para dosen dan peneliti di kedua universitas dapat lebih efektif.

Lebih lanjut dikatakan Prof. Paul Rigby, kunjungan UMT ke Australia kali ini merupakan kunjungan kedua UMT setelah sebelumnya kesepakatan kerjasama antara UMT dengan Victoria University. Dengan demikian, UMT menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang cukup dikenal karena komitmennya untuk peningkatan daya saing pendidikan. Dan bagi UTAS dan Box Hill Institute kunjungan UMT merupakan yang pertama dan menjadi babak baru dalam pengembangan kualitas pendidikan. “Kami merasa bangga UMT memilih UTAS sebagai partner kerjasama. Kami berharap kerjasama ini akan berlangsung secara baik dan berdampak positif bagi kedua perguruan tinggi,” ungkap Prof. Paul Rigby.

Ditambahkan Prof. Noel Lyons, bahwa Box Hill Institute saat ini telah mengembangkan teknologi unggulan di bidang peningkatan kualifikasi keguruan (dosen), dan penemuan-penemuan ilmiah pada bidang kesehatan maupun manajemen yang diharapkan dapat dikerjasamakan dengan berbagai perguruan tinggi lain, termasuk UMT.

Dalam pengembangan ilmu di bidang kedokteran sudah sangat maju di University of Tasmania. University of Tasmania juga sangat tertarik untuk mengembangkan kerjasama di bidang Art, Design and Culture. Untuk itu University of Tasmania akan segera memproses dokumen MoU yang diharapkan dapat memayungi semua kegiatan kerjasama akademik di kedua universitas yang antara lain adalah pengiriman masing-masing mahasiswa di kedua universitas untuk tugas belajar baik program degree maupun non-degree selain program kerjasama yang sudah lazim dilakukan yaitu penelitian, seminar dan publikasi.


UMT Raih Penghargaan Kampus Banten Maju

TANGERANG – Universitas Muhammadiyah Tangerang Meraih Penghargaan Kampus Banten Maju oleh Media Merdeka Group, Satelit News, Banten Pos, TangselPos.

Penghargaan tersbeut diterima langsung oleh Rektor UMT Dr. H. Ahmad Amarullah, M.Pd, Di Swiss Belhotel Serpong.

Penghargaan ini kami persembahkan kepada masyarakat Tangerang Raya yang telah percaya kepada UMT.

Kami berterimakasih kepada Media Merdeka Group yang telah memberikan penghargaan yang sangat kami banggakan, penghargaan ini menjadi pemicu semangat UMT agar lebih baik lagi dalam menciptakan generasi bangsa yang lebih baik.


Almarhum Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M Dibalik Kesuksesan Dr. H. Ahmad Amarullah Jabat Rektor UMT

Tags :

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengalami pergantian kepemimpinan. Ahmad Amarullah resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai Rektor UMT. Lalu siapa dibalik kesuksesan Amarullah?

Dalam sambutannya, Amarullah terisak mengenang perjuangan membangun Kampus UMT bersama Almarhum Achmad Badawi. Pak Uwoh, sapaan akrabnya, pun mendoakan almarhum Badawi meninggal dalam keadaan khusnul khotimah karena wafat dibulan Ramadhan, bulan yang penuh maghfiroh.

“Saya tidak menginkan kepergian almarhum, namun takdir berkata lain. Selama 46 tahun almarhum Badawi membina saya, sehingga saya bisa sampai sekarang ini,” ucapnya.

“Beliau mentor sekaligus orangtua saya, diwasiatkan oleh bapak saya, dari tidak tau organisasi sampai akhirnya saya diberdayakan mulai dari mendirikan STIE Muhammadiyah tahun 1993 untuk menyusun konsep berkas dam lain-lain sehingga mendapatkan ijin pemerintah,” lanjut cerita Amarullah.

Kemudian, Amarullah bersama Almarhum Achmad Badawi mengawal pembentukan STAI Muhammadiyah pada tahun 2000 dan tahun 2004 menyusun konsep STIKES bersama rekan-rekan yang lain. Lalu, sesuai amanah musyawarah daerah diamanatkan mendirikan UMT tahun 2007 dibentuk tim oleh almarhum Badawi.

“Alhamdulillah dalam waktu 2 tahun tepatnya tahun 2009 SK diberikan oleh Dirjen Dikti. Semenjak itu sekolah tinggi bergabung jadi fakultas fakultas sampai saat ini terus bertambah. Progran studi ada 29 dengan mahasiswa 17.000,” ungkapnya seraya bersyukur.

Dengan existing seperti itu, Amarullah dikejutkan dengan berpuoangnya almarhum Badawi. Namun dia meminta kepada jajaran jangan larut dalam duka. Ia menegaskan, harus gerakan organisasi yang ditinggalkan yaitu pengembangan UMT.

“Semangat kebersamaan, berjuang dan mendahulukan kepentingan organisasi, bagian dari ajaran almarhum sehingga UMT dlm kurun waktu tidak lama begitu pesat pertumbuhannya karena kami kompak,” kata Amarullah.

“Paling unik diantara kami (jajaran yang lain) tidak ada yang ingin jadi rektor sampai akhirnya saya terpilih melanjutkan tugas bersama-sama berjuang. Mari kita lakukan penataan sehingga kita terus membangun pondasi dan nantinya bisa dilanjutkan oleh generasi,” pungkas Amarullah.


Dr. H. Ahmad Amarullah Resmi Dilantik Menjadi Rektor UMT

Tags :

TANGERANG – Dr. Ahmad Amarullah resmi dilantik sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Rabu (17/7). Mantan Sekretaris KNPI Banten ini menjabat rektor periode 2017-2021 melanjutkan kepemimpinan Dr. Achmad Badawi yang wafat pada 3 Juni 2019 lalu.

Pelantikan berlangsung di aula Gedung UMT Kawasan Komplek Pendidikan Cikokol Kota Tangerang. Pelantikan dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof H. Lincolyn Arsyad selaku Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Turut hadir acara pelantikan tersebut, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Pimpinan Pusat, Wilayah dan daerah Muhammadiyah, jajaran UMT serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Amarullah menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai rektor UMT. Dia juga berharap kerjasama seluruh jajaran mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi dan Sekretaris Prodi.

“Pimpinan pusat mengamanatkan saya sebagai rektor menghabiskan periodeisasi almarhum H. Ahmad Badawi. Insyallah saya siap dan mohon kerjasamanya seluruh jajaran kampus UMT,” terang

Amarullah juga menyampaikan harapannya, terkait pembangunan gedung UMT 19 lantai bisa segera terselesaikan. Nantinya selain ruang belajar, gedung UMT juga terdapat auditorium dan penginapan tamu luar daerah.

Sumber : metaonline.id


Dr. H. Amarullah Resmi Jadi Rektor UMT

Tags :

Tangerang – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi mengangkat Ahmad Amarullah sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Ahmad Amarullah yang sebelumnya Wakil Rektor 1 UMT Bidang Akademik ini menjabat Rektor UMT dengan masa jabatan 2017-2021, menggantikan almarhum Achmad Badawi yang telah berpulang pada 4 Juni 2019.

Kabiro Kesekretariatan UMT Ahmad Nashuhi membenarkan jika Ahmad Amarullah ditetapkan PP Muhammadiyah sebagai Rektor UMT.

“Ya benar, penetapan pertanggal 4 Juli 2019,” ujarnya kepada TangerangNews di kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (9/7/2019).

Menurut Nashuhi, penetapan tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) PP Muhammadiyah Nomor: 179/KEP/1.0/D/2019.

Dalam SK itu, PP Muhammadiyah telah melakukan pembahasan dan rapat internal pada 3 Juli 2019 di Jakarta tentang jabatan Rektor.

Dalam pembahasan dan rapat itu, PP Muhammadiyah menetapkan Ahmad Amarullah sebagai Rektor menggantikan almarhum Achmad Badawi periode 2017-2021.

“Nanti akan dilantik Minggu, 14 Juli 2019,” tukasnya.


Diusulkan Jadi Rektor Definitif UMT, Amarullah: Saya Siap Amanah!

Tags :

Tangerang – Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah diusulkan menjadi Rektor definitif UMT.

Menanggapi hal itu, Amarullah mengatakan bahwa dirinya siap mengemban amanah sebagai pimpinan tertinggi di kampus dengan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) B tersebut.

“Tentu apapun yang terjadi secara fisik dan mental harus siap melaksanakan amanah itu,” ujarnya.
Dalam usulan itu, ia mengaku berbagai elemen di UMT mendukung dirinya untuk menjadi Rektor pengganti pada periode 2018-2021 setelah wafatnya Achmad Badawi.

Sehingga, dukungan itu ia sebut sebagai kekuatan untuk membangun UMT menjadi lebih baik. Karena keputusan apapun yang akan diambilnya melibatkan seluruh pihak.

“Mudah-mudahan dengan semangat menjadi energi kami membangun UMT lebih maju. Karena kepemimpinan yang legitimate biasanya segala program yang akan ditawarkan bisa direspons. Sehingga membangun UMT tidak sendiri, tapi bersama-sama,” bebernya.

Saat ini, Amarullah tengah menunggu keputusan terbaik dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terkait jabatan Rektor itu.

Namun, ia berharap keputusan itu segera diterbitkan. Pasalnya, surat keputusan (SK) Rektor definitif UMT sangat penting bagi kepentingan kampus.

“Saya menunggu prosesnya. Saya berharap Pimpinan Pusat segera menerbitkan, karena SK ini sangat penting untuk kami melakukan atau melegalisasikan semua langkah yang diambil,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pembina Harian (BPH) UMT dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Banten telah mengusulkan Amarullah kepada PP Muhammadiyah melalui Dikti Litbang untuk menjadi Rektor definitif UMT.

Sumber : tangerangnews.com


Tantangan Engineer Menuju Society Industry 5.0

TANGERANG – Untuk Meningkatkan kualitas dosen Fakultas Teknik UMT melalui Seminar Nasional Fakultas Teknik UMT di Auditorium Horison Hotel Serpong Tangerang 22 Juni 2019.

Seminar dengan bertema “Tantangan Engineer Menuju Society Industry 5.0” dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Dana Santoso Saroso, Ph.D
(Rektor BRI Instotut) dan Prof. Dr. Sasongko Pramono, DEA (Guru Besar Teknik Elektro UGM).

Menurut Rektor UMT Definitif Dr. Amarullah, M.Pd “Belum saja kita menuntaskan Industry 4.0 kita dipaksa untuk menyelami lautan Industry 5.0, Memang kita harus dipaksa, karena cepat atau lambat dampak dari perkembangan teknology mempengaruhi pola kehidupan sosial (Society).

“Jika saja di era ini kita belum siap, kita akan tergilas,” Seperti Pepatah “Barang siapa yang tidak mampu mengikuti perkembangan zaman, maka mereka akan tergilas zaman,” ucapnya.

Betapa perkembangan teknology akan berdampak negatif bagi bertambahnya pengangguran yang bisa timbulkan kerawanan sosial.


Selamat Jalan Sang Perintis

Tags :

TANGERANG – Jelang akhir Ramadhan, kabar duka menyelimuti civitas akademika Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Sang Rektor, Dr. H. Achmad Badawi, S.Pd, S.E, M.M berpulang ke Rahmatullah, Senin (3/6) sekira pukul 23:30 WIB.

Tokoh Pendidikan Tangerang ini meninggal dunia karena sakit jantung, Sebelumnya, Almarhum sempat melakukan check up di RS Mayapada sekitar pukul 13:00 WIB, kemudian pukul 17:00 WIB dibawa kembali kerumahnya di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Karena tak kunjung membaik, selanjutnya Almarhum dibawa kembali ke RS Mayapada sekitar pukul 23:10 WIB. Namun saat dalam perjalanan dia meninggal dunia.

Meninggalnya Achmad Badawi menyisahkan duka bagi sebagian orang-orang terdekat nya, Termasuk Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, sosok Achmad Badawi sangat penting, Tidak hanya sebagai panutan tetapi juga dalam birokrasi Pemkab Tangerang.

Bagi Bupati Zaki, sosok Achmad Badawi merupakan senior dan juga mentor bagi dirinya, Bahkan sosoknya telah menjadi panutan, Terlebih pada jasa-jasa Achmad Badawi yang terhingga dalam pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Beliau sangat berjasa karna beliau bagian dari tim panitia seleksi yang sudah berjalan di Kabupaten Tangerang setiap ada seleksi kepala dinas”, kata Zaki saat ditemui gedung DPRD Kabupaten Tangerang Senin (10/6).

Menurut Zaki sosok almarhum merupakan yang sangat luar biasa yang dinilainya sebagai akademisi yang konsen terhadap pembangunan pendidikan di wilayah Tangerang maupun Provinsi Banten.

“Beliau juga pemerhati perkembangan di wilayah Tangerang Raya ini. Jadi saya sangat kehilangan sekali. Saya sudah kirim salam untuk keluarga, turut berduka cita dan tentu saja mendoakan agar almarhum Husnul Khotimah dan di tempatkan di tempat yang terbaik oleh Allah SWT,” Ujarnya.

Zaki mengaku sangat mengenang sosok Achmad Badawi, sebagai sosok yang humoris atau senang bercanda “Beliau juga sangat terbuka dan menjadi teman produksi yang produktif bagi saya,” pungkasnya.

Ketua PGRI Kota Tangerang Jamaludin mengaku sangat kehilangan. Menurut dia, Badawi merupakan yang luar biasa yang sangat konsen di dunia pendidikan, khususnya organisasi PGRI. “Pak Badawi sudah saya anggap bapak sendiri, Beliau adalah sosok yang pemberi inspirasi tokoh yang tak bisa tergantikan,” kata Jamaludin

Dikatakannya, kiprah Badawi di dunia pendidikan sudah sangat terbukti, dia melihat selama di pegang Badawi, UMT semakin pesat perkembangannya. “Dulu orang Tangerang kalau kuliah di Jakarta, Tapi sejak ada UMT, orang Tangerang sudah tidak bingung lagi memilih perguruan tinggi. Sudah banyak sarjana yang dilahirkan UMT, apalagi biayanya sangat murah,” ujarnya.

Jamal juga mengaku sangat mengenal baik sosok Badawi, “Beliau adalah guru saya di SMP dulu, Orangnya tegas, tapi karena ketegasannya itu mampu membentuk karakter siswanya menjadi lebih baik,” tukasnya.

H. Achmad Badawi dikenalnya sebagai tokoh pendidikan Tangerang. Segudang pengalamannya dalam mengembangkan pendidikan di Tangerang menjadi bukti pria yang dikenal low profile ini sangat konsisten dalam mebangun dunia pendidikan.

Karir Achmad Badawi di dunia pendidikan dimulai dari bawah, Mengajar di sejumlah sekolah dasar hingga menjadi Kepala Sekolah SMP pernah dilakoninya. Karir struktural juga pernah dijabat Achmad Badawi saat dipercaya menjadi Kepala Cabang Dinas P&K Kecamatan Pinang.

Achmad Badawi juga dikenal sebagai tokoh aktif di organisasi, Jabatan Ketua PGRI Kota Tangerang pernah diembannya. Bahkan di masa kepemimpinan Achmad Badawi Inilah perjuangan mensejahterakan guru terus digelorakan hingga sekarang banyak dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan pendidikan Kota Tangerang.

Selain di PGRI Achmad Badawi juga sangat mengakar organisasi Muhammadiyah, Di ormas yang didirikan KH Achmad Dahlan ini, Achmad Badawi pernah memimpin organisasi sayap Ikatan Pelajar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tangerang. Dan terakhir Badawi didaulat menjadi Ketua Majlis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang.

Saat Pensiun dari kedinasan Achmad Badawi meniti karir di dunia kampus. Bermula saat ikut serta mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Tangerang, Di kampus ini Badawi dipercaya menjadi Pembantu Ketua IV selama dua periode.

Dari kampus STIKes inilah karir Badawi semakin cemerlang, Itu semua karena buah pemikirannya yang berinovasi membuat lembaga pendidikan yang hanya menaungi satu program studi saja. Dari situ, berdirilah Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Berkat tangan dingin Achmad Badawi dan teman-teman serperjuangannya, kini UMT menjadi salah satu Universitas terbesar di Banten. Meski baru sepuluh tahun berdiri, namun UMT mampu menjadi kampus pilihan masyarakat, Sudah ribuan lulusan yang berhasil tercetak di kawasan Cikokol, Kota Tangerang ini.

Bahkan, di awal kepemimpinan nya sebagai Rektor UMT, Achmad Badawi punya misi membawa UMT menuju perguruan tinggi berkualitas dunia. Itu ditandai kerjasama dengan The University of Tasmania (UTAS) dan Box Hill Institute Australia, Selamat jalan sang perintis pendidikan Tangerang

Sumber : Satelit News


Latest Blog
Upcoming Events
img

Universitas Muhammadiyah Tangerang adalah sebuah perguruan tinggi swasta dengan AIPT B yang terdapat di Cikokol, Kota Tangerang, Banten