×

UMT Jurnalistik

Kamis , 09 Februari 2017

RATUSAN mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) amat antusias saat mengikuti SINDO Goes to Campus (SGTC), pada Kamis (19/5). 

Ketiga narasumber, Redaktur Pelaksana KORAN SINDO Hanna Farhana Fauzie, Manager News Production MNC News Muhammad Jazuli, dan Presenter News Haryanto Saputra memberikan pemaparan terkait dunia jurnalis serta sharing pengalaman selama menggeluti profesi mereka, termasuk memberi tips presenter televisi yang baik. Ditekankan juga kepada para mahasiswa mengenai kegemaran menulis yang tidak semata-mata untuk mengejar karier sebagai wartawan. 

Nyaris semua pekerjaan profesional saat ini menuntut agar kita dapat menulis. “Menulis bisa menghasilkan bagi kita. Walaupun masih menjadi mahasiswa, menulis bisa dilakukan dan diasah dari sekarang. KORAN SINDO membuka ruang untuk mahasiswa dengan menghadirkan Poros Mahasiswa, dan saya harap ini menjadi pelecut bagi teman-teman mahasiswa,” ucap Hanna. 

Dia pun menyatakan bahwa tujuan diadakannya SGTC adalah untuk membangkitkan minat mahasiswa untuk terjun ke dunia jurnalistik. Itu karena menjadi jurnalis merupakan profesi yang menjanjikan dan bisa sangat berguna. “Ini merupakan agenda rutin dari KORAN SINDO untuk mengedukasi mahasiswa. Di UMT, respons mahasiswa sangat baik dan kami sangat mengapresiasi hal itu,” kata Hanna. 

Adapun Jazuli memberikan materi mengenai pemahaman menjadi wartawan itu mudah dari sudut pandang media televisi. Menurut dia, menjadi seorang wartawan harus mempunyai sikap kritis. “Menjadi wartawan bukan hanya untuk mahasiswa yang mempunyai indeks prestasi terbaik. Memang baik mempunyai pendidikan tinggi, tapi jauh lebih baik yang memiliki wawasan luas dan pengetahuan yang tinggi,” kata Jazuli. 

Dia menambahkan, wartawan merupakan kurir yang bertugas menyampaikan apa ke siapa, tidak boleh ditambah lagi isi dari suatu peristiwa, apalagi dimanipulasi. “Oleh karena itu, wartawan baik media cetak, online , maupun elektronik tidak boleh membuat penafsiran karena yang dilaporkan adalah fakta,” papar Jazuli. Peserta juga berinteraksi langsung dengan narasumber untuk mendapatkan ilmu bagaimana merintis karier sebagai jurnalis. 

Di sela-sela acara, para mahasiswa kerap melontarkan pertanyaan dengan kritis seputar isu yang sedang terjadi di Indonesia. Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMT Yopy Perdana Kusuma menilai bahwa SGTC sangat luar biasa karena acara ini dapat memberikan pesan, pengetahuan mahasiswa, sekaligus membekali kompetensi mahasiswa di bidang jurnalistik. 

“Hampir 90% yang mengikuti acara ini dari Program Studi Komunikasi. Kami mengharapkan kerja sama ini berjalan continue , tidak selesai di sini. Tapi, ada program lain dari KORAN SINDO , ada feedback , kerja sama berkesinambungan sehingga mahasiswa kita bisa berkontribusi, memberikan warna dalam industri media dengan mereka bisa magang, PKL. Saya berterima kasih sekali dengan kehadiran SINDO ,” kata Yopy.